KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Kemenag Kebumen Perkuat Pembangunan ZI Menuju WBK, Fokus pada Budaya Integritas dan Peningkatan Layanan

Kebumen – Humas – Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen memasuki tahap penguatan. Tidak berhenti pada pemenuhan dokumen, proses tersebut diarahkan untuk membangun budaya kerja berintegritas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen itu ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, saat memimpin Rapat Tindak Lanjut Penguatan Pembangunan Zona Integritas Semester I di ruang rapat lantai 2, Senin (27/7/2026). Rapat diikuti seluruh tim pembangunan ZI, Kasubbag Tata Usaha, para kepala seksi, dan penyelenggara.

Menurut Anif, pembangunan ZI harus dipahami sebagai proses perubahan organisasi. Pemenuhan eviden atau bukti dukung memang menjadi bagian penting dalam penilaian, tetapi tujuan utamanya tetap membangun satuan kerja bebas dari korupsi serta menghadirkan layanan public yang semakin baik.

“Pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi eviden atau persyaratan administrasi. Tujuan utamanya adalah membangun budaya kerja profesional, transparan, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Anif.

Ia menambahkan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menargetkan dapat masuk dalam proses penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI). Namun, target tersebut tidak boleh menggeser tujuan utama pembangunan ZI.

“Ini merupakan kewajiban seluruh satuan kerja, termasuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Harapannya, tahun ini kita bisa masuk TPI. Namun, tujuan utama kita adalah bebas dari korupsi dan meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.

Seluruh Tim Diminta Siapkan Bukti Kinerja secara Akuntabel

Anif meminta seluruh ASN serta tim pembangunan ZI memperkuat komitmen menghadapi tahapan penilaian. Setiap area kerja diminta segera melengkapi, menata, dan memastikan seluruh bukti dukung kinerja tersusun secara sistematis serta dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, kesiapan sejak awal akan membantu tim bekerja lebih terarah. Bukti dukung tidak cukup sekadar tersedia, tetapi harus menggambarkan proses perubahan serta hasil nyata pembangunan ZI pada setiap area.

Pada rapat tersebut, Anif juga melakukan evaluasi sekaligus penataan ulang komposisi tim. Unsur KUA turut ditambahkan untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan Zona Integritas.

Evaluasi mencakup enam area perubahan, yakni penguatan bidang manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta bidang peningkatan kualitas pelayanan publik.

Tahapan Kerja Disusun hingga Evaluasi Eviden

Setelah pembentukan dan evaluasi tim, rapat dilanjutkan oleh Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas, H. Salim Wazdy, dengan membahas rencana kerja setiap bidang.

Tahapan pelaksanaan pembangunan ZI disusun secara bertahap. Pada minggu keempat Juli 2026, setiap bidang dijadwalkan melakukan presentasi sekaligus menetapkan rencana aksi dan program kerja.

Selanjutnya, minggu pertama Agustus 2026 diarahkan untuk pengumpulan dan pengunggahan eviden. Tahap evaluasi eviden berlangsung mulai minggu kedua Agustus hingga minggu keempat November 2026.

Selain itu, minggu keempat September 2026 menjadi salah satu momentum evaluasi dalam rangka memastikan progres pembangunan ZI berjalan sesuai rencana.

Penyusunan jadwal tersebut diharapkan membuat setiap bidang memiliki target kerja jelas. Setiap tim tidak hanya bertugas mengumpulkan dokumen, tetapi juga memastikan program serta perubahan di area masing-masing berjalan secara nyata.

ZI Harus Terlihat dalam Pelayanan Sehari-hari

Pembangunan Zona Integritas pada akhirnya tidak diukur hanya dari kelengkapan dokumen. Perubahan harus terlihat dalam perilaku aparatur, tata kelola organisasi, transparansi, pengawasan, serta kualitas layanan.

Karena itu, seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen didorong untuk menjadikan integritas sebagai kebiasaan kerja. Pelayanan harus diberikan secara profesional, transparan, bebas dari praktik korupsi, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan persiapan lebih awal, evaluasi berkala, dan komitmen seluruh tim, pembangunan ZI diharapkan mampu menghasilkan perubahan nyata. Target masuk TPI menjadi salah satu tahapan penting, tetapi capaian paling utama adalah terbangunnya budaya organisasi bersih serta layanan publik semakin dipercaya masyarakat.

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen