KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Setelah Karanggayam, Kemenag Kebumen Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 7 Tempat Ibadah Terdampak Kekeringan di Pejagoan

Kebumen – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan. Memasuki tahap kedua, Kemenag Kebumen bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen mendistribusikan bantuan untuk tujuh tempat ibadah di Kecamatan Pejagoan, Selasa (1/9/2026).

Tujuh penerima bantuan tersebut meliputi Masjid Miftakhul Huda Karangpoh, Musala Al Ikhsan Karangpoh, Musala Al Ma’ruf Karangpoh, Musala Sabilus Sholikhin Jemur, Musala Tarbiyatus Sholikhin Jemur, Musala Nurul Yaqin Prigi, dan Musala Al Barokah Peniron.

Bantuan air bersih berasal dari sumbangan pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Penyaluran menggandeng PMI Kabupaten Kebumen sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta lembaga keagamaan di wilayah terdampak kekeringan.

Ketersediaan air menjadi kebutuhan penting bagi tempat ibadah. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, air diperlukan untuk bersuci atau thaharah sebelum melaksanakan ibadah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, mengatakan penyaluran tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar Kemenag Kebumen terhadap masyarakat serta lembaga keagamaan di tengah keterbatasan air bersih.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar. Bagi tempat ibadah, ketersediaan air juga penting untuk menunjang pelaksanaan ibadah, terutama kebutuhan bersuci,” ujar Anif.

Ia berharap bantuan dapat memberikan manfaat langsung bagi tujuh tempat ibadah penerima. Dukungan tersebut diharapkan mampu mengurangi beban kebutuhan air selama musim kemarau.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan ikhtiar bersama ini menjadi amal saleh dan membawa keberkahan,” harapnya.

Penyaluran di Pejagoan menjadi kelanjutan dari gerakan bantuan air bersih Kemenag Kebumen selama musim kemarau. Sebelumnya, pada tahap pertama, Kemenag Kebumen bersama PMI menyalurkan 50 tangki air bersih ke pondok pesantren, masjid, musala, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan Madrasah Diniyah (Madin) di Kecamatan Karanggayam pada Kamis (6/8/2026).

Jika tahap pertama menyasar sejumlah lembaga pendidikan dan keagamaan di Karanggayam, tahap kedua kini diarahkan untuk tempat ibadah di Pejagoan. Pola penyaluran tersebut menunjukkan upaya Kemenag Kebumen merespons kebutuhan air bersih berdasarkan kondisi serta permohonan dari wilayah terdampak.

Bagi tempat ibadah, keterbatasan air bukan sekadar persoalan kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas ibadah, terutama saat jamaah membutuhkan air untuk berwudu dan bersuci.

Karena itu, bantuan air bersih memiliki fungsi langsung dalam menjaga aktivitas keagamaan tetap berjalan. Kehadiran bantuan diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap beribadah secara nyaman di tengah musim kemarau.

Kolaborasi dengan PMI juga memperkuat respons terhadap persoalan kekeringan. Keterlibatan berbagai pihak memungkinkan bantuan air bersih menjangkau lebih banyak masyarakat serta lembaga keagamaan secara bertahap.

Kemenag Kebumen berkomitmen melanjutkan kepedulian sosial selama masyarakat masih menghadapi keterbatasan air. Bantuan tersebut sekaligus menjadi wujud gotong royong keluarga besar Kementerian Agama bersama mitra kemanusiaan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

Dari 50 tangki di Karanggayam pada tahap pertama hingga tujuh tempat ibadah di Pejagoan pada tahap kedua, gerakan bantuan air bersih Kemenag Kebumen terus bergerak mengikuti kebutuhan warga terdampak kekeringan. (Ir).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen