Kebumen (Humas) – Prestasi membanggakan kembali diraih MAN 3 Kebumen. Dua murid kelas XII, Arfan Hafid Pratama dan Khafid Masruri, berhasil lolos seleksi masuk Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, salah satu perguruan tinggi Islam tertua dan paling bergengsi di dunia.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN 3 Kebumen sekaligus membuktikan bahwa murid madrasah mampu bersaing di tingkat internasional. Capaian ini juga memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berprestasi, dan berwawasan global.
Kabar kelulusan kedua murid itu disambut penuh syukur oleh guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta seluruh warga madrasah. Universitas Al Azhar selama ini dikenal sebagai pusat pengembangan ilmu-ilmu keislaman yang telah melahirkan banyak ulama, cendekiawan, dan pemimpin dari berbagai negara.
Setiap tahun, ribuan pelajar dari berbagai belahan dunia mengikuti seleksi untuk dapat belajar di kampus yang berlokasi di Kota Kairo tersebut. Karena itu, keberhasilan Arfan dan Khafid menjadi pencapaian yang sangat membanggakan.
Kepala MAN 3 Kebumen, Hj. Lutfah Iin Setyorini, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih kedua muridnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan belajar, serta dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas keberhasilan Arfan Hafid Pratama dan Khafid Masruri yang berhasil lolos ke Universitas Al Azhar Kairo. Ini merupakan prestasi luar biasa dan menjadi bukti bahwa murid madrasah mampu bersaing di tingkat internasional. Semoga keduanya dapat menempuh pendidikan dengan baik dan kelak menjadi generasi yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” ungkapnya kepada Humas Kemenag Kebumen, Senin 8 Juni 2026..
Iin, sapaan akrab Kepala MAN 3 Kebumen menjelaskan, madrasah selama ini memberikan pendampingan khusus bagi peserta didik yang memiliki cita-cita melanjutkan studi ke luar negeri, terutama pada bidang keislaman. Pendampingan tersebut dilakukan melalui penguatan kemampuan bahasa Arab, pendalaman materi keagamaan, serta pembinaan akademik secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan Arfan dan Khafid tidak diraih secara instan. Keduanya menjalani proses belajar yang panjang dengan persiapan matang. Selain mengikuti pembelajaran reguler di madrasah, mereka juga aktif memperdalam bahasa Arab dan memperluas wawasan keislaman sebagai bekal menghadapi seleksi.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Selain menjadi kebanggaan bagi MAN 3 Kebumen, capaian ini diharapkan mampu memotivasi peserta didik lain untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan diri, dan berani mengejar cita-cita hingga ke tingkat internasional.
Dengan semangat, kerja keras, dan kesungguhan, murid madrasah memiliki peluang yang sama untuk menembus perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri.
Universitas Al Azhar Kairo sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di dunia dengan sejarah lebih dari seribu tahun. Kampus tersebut menjadi tujuan utama para pelajar yang ingin mendalami ilmu keislaman, bahasa Arab, serta berbagai disiplin ilmu lainnya.
Banyak tokoh Indonesia pernah menimba ilmu di Al Azhar dan kemudian memberikan kontribusi besar dalam bidang pendidikan, dakwah, serta pembangunan kehidupan keagamaan di Tanah Air.
Keberhasilan Arfan Hafid Pratama dan Khafid Masruri menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, disiplin, dan doa mampu membuka jalan menuju prestasi dunia. MAN 3 Kebumen berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi diri, serta berani bermimpi besar demi masa depan yang lebih baik.(Tim Humas MAN 3 Kebumen).

