Kebumen – Humas – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen terus memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan birokrasi bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Persiapan menghadapi tahapan wawancara Zona Integritas bersama Tim Penilai Nasional (TPN) kini dimatangkan melalui pendampingan langsung dari Tim Ortala Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI.
Pendampingan yang dilaksanakan sejak hari Senin, 10 Agustus 2026 hingga 11 Agustus 2026 di Aula MAN 2 Kebumen menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan tim pembangunan ZI MAN 2 Kebumen. Selain memberikan penguatan teknis, kegiatan ini diarahkan untuk memperkokoh pemahaman seluruh tim mengenai substansi pembangunan Zona Integritas serta implementasinya dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Tim Ortala Itjen Kemenag RI memberikan pembekalan secara langsung kepada tim ZI MAN 2 Kebumen. Siti Mudayaroh, selaku penyampai materi, menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar persiapan menghadapi proses penilaian atau wawancara.
Menurutnya, ZI harus menjadi komitmen bersama untuk membangun budaya kerja berintegritas sekaligus menghadirkan layanan pendidikan secara jujur, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Membangun Zona Integritas di madrasah adalah komitmen bersama untuk menghadirkan layanan pendidikan yang jujur, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tutur Siti Mudayaroh.
Dalam pendampingan tersebut, terdapat sejumlah aspek penting menjadi perhatian MAN 2 Kebumen. Pertama, pendampingan intensif melalui pembekalan dari Tim Ortala Itjen Kemenag untuk memastikan kesiapan materi sekaligus kesiapan tim menghadapi tahapan wawancara.
Kedua, penguatan komitmen. Nilai integritas dan transparansi perlu hadir dalam budaya kerja sehari-hari, bukan hanya ditampilkan ketika proses evaluasi berlangsung. Komitmen tersebut harus tercermin dalam sikap, perilaku, tata kelola, serta pelayanan seluruh warga madrasah.
Ketiga, optimalisasi pelayanan. MAN 2 Kebumen didorong terus menghadirkan inovasi layanan secara cepat, mudah, transparan, dan bersih dari praktik korupsi. Penguatan aspek pelayanan menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Bagi MAN 2 Kebumen, pembangunan Zona Integritas bukan hanya agenda administratif. Proses tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa integritas harus tumbuh dari setiap individu dan diterapkan dalam setiap bentuk pelayanan.
Pendampingan Tim Ortala Itjen Kemenag RI diharapkan semakin memperkuat kesiapan MAN 2 Kebumen menghadapi tahapan wawancara bersama TPN. Lebih dari itu, proses tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan budaya kerja secara berkelanjutan sehingga nilai integritas, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan prima benar-benar menjadi bagian dari kehidupan madrasah.
Dengan komitmen bersama dan penguatan secara berkelanjutan, MAN 2 Kebumen terus melangkah menuju madrasah berintegritas, bebas dari korupsi, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.(Fatkhul Anas).


