Kebumen – Humas – Kepemimpinan baru resmi dimulai di MAN 3 Kebumen. Lutfah Iin Setyorini menerima amanah sebagai kepala madrasah melalui prosesi serah terima jabatan (sertijab) di GOR madrasah, Jumat 10 April 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelantikan dan rotasi empat kepala madrasah oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, pada 2 April 2026 di Semarang.
Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, bersama jajaran. Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan pembinaan serta penguatan arah kebijakan pendidikan madrasah.
Lutfah Iin Setyorini menggantikan Pelaksana Tugas sebelumnya, Moh. Arif Budiyanto. Pergantian ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan serta penguatan prestasi siswa.
Komitmen Menuju Madrasah Berkelas Internasional
Dalam sambutan perdananya, Lutfah Iin memperkenalkan latar belakang serta pengalaman pengabdiannya. Ia menegaskan tekad membawa MAN 3 Kebumen naik kelas hingga dikenal di tingkat global.
“Target kami jelas, MAN 3 Kebumen harus mampu Go Internasional,” ujarnya.
Ia menilai pengabdian di dunia pendidikan perlu dilandasi niat ibadah. Setiap proses, termasuk kelelahan, harus dimaknai sebagai bagian dari perjuangan.
Lutfah Iin juga meminta dukungan seluruh civitas madrasah. Sinergi dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan visi besar tersebut.
Apresiasi untuk Kepemimpinan Sebelumnya
Sebelumnya, Plt Kepala MAN 3 Kebumen Moh. Arif Budiyanto menyampaikan terima kasih atas kebersamaan selama menjalankan amanah kurang lebih dua bulan.
Ia mengawali sambutan dengan pantun, menciptakan suasana hangat dan akrab. Arif juga menyampaikan capaian penting madrasah.
Sebanyak 40 siswa berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP. Capaian ini menjadi bukti konsistensi prestasi siswa.
“Terima kasih atas kerja sama seluruh keluarga besar madrasah. Semangat ini harus terus dijaga,” ujarnya.
Pesan Penguatan dari Kemenag
Kepala Kankemenag Kebumen Anif Solikhin memberikan apresiasi atas dedikasi Moh. Arif Budiyanto selama menjabat sebagai pelaksana tugas.
Ia juga menyambut kehadiran Lutfah Iin sebagai bagian dari keluarga besar madrasah di Kebumen.
Anif mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan pendidikan. Pengalaman selama bertugas di MAN 1 Magelang diharapkan dapat menjadi modal penting.
“Bawa ide-ide baru. Kembangkan potensi agar madrasah semakin dikenal luas,” pesannya.
Ia menegaskan setiap siswa memiliki keunggulan berbeda. Peran guru sangat penting dalam membimbing serta mengarahkan potensi tersebut.
Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan memperkuat sinergi seluruh unsur madrasah. Kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, hingga komite perlu bergerak dalam satu visi.
Kolaborasi yang solid diyakini mampu melahirkan madrasah unggul, berkarakter, serta berdaya saing global.
Dengan kepemimpinan baru, MAN 3 Kebumen menatap masa depan dengan optimisme. Target internasional bukan sekadar wacana, melainkan arah nyata yang mulai dibangun sejak sekarang.(Mad).

