Kebumen – Humas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin menghadiri kegiatan serah terima jabatan Kepala MAN 1 Kebumen, Jumat 10 April 2026. Turut mendampingi, Kasubbag TU H. Salim Wazdy serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Mulyono. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan pembinaan kepada civitas madrasah.
Dalam prosesi tersebut, Muhiban secara resmi menerima amanah sebagai Kepala MAN 1 Kebumen, menggantikan Pelaksana Tugas sebelumnya, Siti Fatkhurohmah. Pergantian ini menjadi bagian dari penguatan manajemen madrasah demi peningkatan mutu pendidikan.
Muhiban menyampaikan komitmen untuk membawa MAN 1 Kebumen semakin maju. Ia juga memohon dukungan dari seluruh jajaran.
“Mohon bimbingan dan doa. Semoga diberi kesehatan serta keselamatan dalam menjalankan amanah ini,” ujarnya.
Pesan Kepemimpinan dan Mentalitas ASN
Dalam arahannya, Anif Solikhin mengulas tiga kondisi batin yang kerap dialami manusia saat menghadapi kehidupan maupun tugas jabatan.
Pertama, rasa bahagia yang harus disyukuri dengan penuh kesadaran.
Kedua, kondisi sulit atau musibah yang menuntut kesabaran dan keikhlasan.
Ketiga, rasa cemas saat menghadapi tanggung jawab baru, yang harus dijawab dengan keyakinan dan doa.
“Ketika merasa ragu, ucapkan bismillah. Yakinlah, Allah akan menolong,” pesannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Siti Fatkhurohmah atas dedikasi selama menjabat sebagai pelaksana tugas.
Kolaborasi Kunci Kemajuan Madrasah
Anif menegaskan pentingnya kerja sama seluruh unsur madrasah. Menurutnya, keberhasilan tidak bergantung pada satu sosok, melainkan hasil kolaborasi.
“Ibarat bangunan, semua bagian memiliki peran penting. Keberhasilan ditentukan oleh kebersamaan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh civitas madrasah untuk terus berinovasi dan bergerak menuju perubahan yang lebih baik. Koordinasi antar unsur harus diperkuat agar tujuan bersama dapat tercapai secara optimal.
Pendidikan Berbasis Bimbingan dan Motivasi
Dalam kesempatan tersebut, Anif juga menyoroti peran guru sebagai pendidik sejati. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan bimbingan dan motivasi, bukan sekadar transfer pengetahuan.
“Prestasi lahir dari bimbingan dan motivasi yang kuat, bukan hanya penyampaian ilmu,” ungkapnya.
Ia mengingatkan agar peserta didik tidak dipaksa, melainkan diarahkan sesuai potensi dan minat. Pendekatan humanis dinilai mampu melahirkan generasi unggul yang berkarakter.
Komitmen Melanjutkan Prestasi
Dengan kepemimpinan baru, MAN 1 Kebumen diharapkan mampu melanjutkan capaian sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi pendidikan. Semangat kebersamaan, kepemimpinan inspiratif, serta penguatan peran guru menjadi kunci dalam mencetak generasi berprestasi.

