KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Kemenag Kebumen Dorong Penyuluh Agama sebagai Teladan dan Agen Solusi Sosial

Kebumen – Humas –  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen mendorong peran Penyuluh Agama Islam sebagai teladan sekaligus agen solusi sosial di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, saat Rapat Koordinasi dan Pembinaan Penyuluh Agama Islam di Kutowinangun, Rabu 20 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Anif Solikhin didampingi Pelaksana Harian Kepala Seksi Bimas Islam, H. Salim Wazdy. Pembinaan diikuti Penyuluh Agama Islam se Kabupaten Kebumen.

Pada arahannya, Anif meminta para penyuluh mampu menyesuaikan materi pembinaan dengan kondisi masyarakat di lingkungan masing-masing. Menurutnya, setiap daerah memiliki tantangan sosial berbeda sehingga pendekatan penyuluhan perlu dilakukan secara tepat dan kontekstual.

Ia juga menyoroti maraknya penyebaran hoaks bertema agama dan kesehatan. Dua isu tersebut dinilai mudah memengaruhi pola pikir masyarakat apabila tidak diimbangi edukasi dan literasi memadai.

“Hoaks agama dan kesehatan saat ini sangat banyak beredar. Penyuluh harus hadir memberi pemahaman benar agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan,” tegasnya.

Selain edukasi keagamaan, penyuluh juga diminta aktif mendorong Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU). Menurut Anif, penguatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu cara membangun ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial.

Ia turut menyoroti persoalan rumah tangga dan tingginya angka perceraian. Penyuluh agama diharapkan mampu memberikan pembinaan keluarga harmonis serta edukasi manajemen rumah tangga kepada masyarakat.

Menurutnya, pencegahan perceraian dapat dilakukan melalui pendekatan persuasif, komunikasi sehat dalam keluarga, dan penguatan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Penyuluh jangan hanya hadir saat ada masalah. Berikan pembinaan sejak awal agar keluarga mampu membangun komunikasi, saling menghargai, dan menjaga keharmonisan rumah tangga,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anif juga mengingatkan agar penyuluh agama harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Penyuluh tidak hanya bertugas menyampaikan materi ceramah, tetapi juga menunjukkan dakwah melalui sikap dan perilaku sehari-hari.

Sikap sederhana, jujur, disiplin, serta kepedulian sosial disebut menjadi bagian nyata dari keteladanan seorang penyuluh agama.

Selain itu, ia mengajak para penyuluh mendukung program jaminan kesehatan nasional melalui kepesertaan BPJS. Menurutnya, keikutsertaan dalam BPJS bukan sekadar urusan layanan kesehatan, tetapi juga bentuk ibadah sosial dan semangat tolong-menolong antarsesama.

“BPJS bukan hanya soal layanan kesehatan, tetapi juga bagian dari ibadah sosial dan semangat saling membantu,” ungkapnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Kemenag Kebumen berharap para penyuluh agama semakin adaptif menghadapi perkembangan sosial masyarakat serta mampu menjadi penguat moral, sumber edukasi, dan solusi atas berbagai persoalan sosial di tengah kehidupan modern.

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen