Kebumen – Humas – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Kebumen menggelar kegiatan manasik haji bagi murid kelas V Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Kebumen di Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Senin 18 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 541 murid dari 12 MI se-Kecamatan Kebumen.
Kegiatan manasik haji dibuka secara resmi oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas Madrasah (Pokjawas) Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Hayat Sholihanto. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan manasik haji yang dinilai selaras dengan implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang saat ini sedang digaungkan Kementerian Agama.
Menurutnya, pembelajaran tidak cukup hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga perlu menghadirkan pengalaman nyata agar murid memahami makna pembelajaran secara mendalam.
“Deep Learning dan KBC bukan hanya sekadar anak-anak bisa mengerjakan soal di kelas dengan nilai 100. Tanpa dipraktikkan, berarti Deep Learning dan KBC belum dilaksanakan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Madrasah H. Tamim Muhsin, Hj. Ummi Sholihatun, serta seluruh kepala madrasah di lingkungan Kecamatan Kebumen.
Ketua KKMI Kecamatan Kebumen, Hj. Widyastuti, menyampaikan terima kasih kepada Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI dan PJOK serta para kepala madrasah yang telah bekerja sama sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.
Ia berharap kegiatan manasik haji dapat diikuti oleh seluruh murid dengan sungguh-sungguh sebagai sarana mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari di kelas. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menanamkan kecintaan murid terhadap ibadah dan syiar Islam sejak usia dini.
“Semoga melalui kegiatan ini anak-anak semakin memahami tata cara ibadah haji, diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, menjadi anak yang saleh dan salehah, serta kelak mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah.” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, para murid mempraktikkan berbagai rangkaian ibadah haji, mulai dari memakai pakaian ihram, niat haji, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, lempar jumrah, thawaf mengelilingi miniatur Ka’bah, hingga sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah. Dengan pendampingan guru dan panitia, para murid tampak antusias mengikuti setiap tahapan manasik.
Suasana Pantai Setrojenar yang luas dan terbuka namun teduh turut mendukung kelancaran kegiatan. Selain menjadi sarana pembelajaran praktik ibadah, kegiatan manasik haji juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antarmurid dan antarmadrasah di Kecamatan Kebumen. (D).

