KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

MTsN 3 Kebumen Gelar Workshop Insersi Pendidikan Perkoperasian, Ini Tujuannya

Kebumen – Humas – Upaya memperkuat kualitas pembelajaran terus dilakukan madrasah di Kabupaten Kebumen. MTs Negeri 3 Kebumen menggelar Workshop Insersi Pendidikan Perkoperasian pada Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula MTs Negeri 3 Kebumen, Senin 6 Juli 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 108 guru. Selain diikuti oleh guru MTs Negeri 3 Kebumen, workshop juga dihadiri perwakilan guru dari MTs Negeri 7 Kebumen dan beberapa MTs Swasta di wilayah Kutowinangun dan sekitarnya. Workshop dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin.

Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan pendidikan perkoperasian ke dalam proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana memperkuat pemahaman pendidik mengenai implementasi pendekatan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai arah baru pengembangan pembelajaran di madrasah.

Dalam sambutannya, Anif Solikhin mengapresiasi tingginya kepercayaan masyarakat terhadap MTs Negeri 3 Kebumen. Menurutnya, kepercayaan tersebut tercermin dari proses penerimaan peserta didik baru yang kuotanya terpenuhi hanya dalam beberapa hari setelah pendaftaran dibuka.

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal besar yang harus terus dijaga. Berbagai prestasi dan capaian madrasah perlu disampaikan kepada publik agar kepercayaan tersebut semakin meningkat,” pesannya.

Di hadapan para peserta, Anif kembali memaparkan konsep Deep Learning yang bertumpu pada tiga prinsip utama, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Menurutnya, pembelajaran tidak cukup hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga harus mampu membangun kesadaran, memberikan makna, serta menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik.

Ia menjelaskan, pendekatan Deep Learning sejalan dengan konsep Kurikulum Berbasis Cinta, yakni pembelajaran yang mengedepankan kasih sayang, penghargaan terhadap peserta didik, serta penguatan karakter. Kedua konsep tersebut dapat diintegrasikan ke dalam seluruh mata pelajaran sehingga proses pembelajaran menjadi lebih humanis, relevan, dan berdampak.

Melalui workshop ini, para guru diharapkan mampu mengimplementasikan pendidikan perkoperasian secara kontekstual serta menginsersikan nilai-nilai Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan belajar mengajar.

Dengan penguatan kompetensi guru tersebut, madrasah diharapkan tidak hanya melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan. (Mad).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen