Kebumen – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen melalui KKM MTsN 1 Kebumen menggelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Aula MTsN 1 Kebumen, Senin 5 Januari 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin dan diikuti para guru madrasah se KKM (Kelompok Kerja Madrasah) MTsN 1 Kebumen.
Dalam sambutannya, Anif Solikhin mengajak para guru menjadikan cinta sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan. Guru diharapkan hadir sebagai pendidik sekaligus pendamping yang membimbing siswa dengan kesabaran dan keteladanan.
“Pendidikan merupakan motivasi terbaik dalam membangun masa depan generasi bangsa. Guru memegang peran sentral. Anak didik perlu diperlakukan seperti anak sendiri, dibimbing dan diarahkan dengan kasih sayang,” ujar Anif.
Karenanya, ia mendorong madrasah menghadirkan pembelajaran bermakna, tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang berakhlak, peduli, dan berlandaskan nilai spiritual.
Anif menjelaskan, Kurikulum Berbasis Cinta bertumpu pada lima pilar utama, yakni cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, cinta kepada diri sendiri dan sesama, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada lingkungan dan alam semesta, serta cinta kepada bangsa dan tanah air.
Penerapan lima pilar tersebut diharapkan melahirkan lulusan madrasah yang cerdas, berempati, berkarakter kuat, serta memiliki kepedulian sosial.
“Atas nama Kemenag Kebumen, saya berharap workshop ini memberi manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah,” imbuhnya.
Melalui workshop ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen optimistis Kurikulum Berbasis Cinta dapat menjadi ruh pembelajaran madrasah, sejalan dengan visi pendidikan Kemenag yang humanis, moderat, dan berdaya saing. (Mad).


