Banyumas – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen mengadakan kegiatan ziarah ke makam KH Abu Dardiri di Banyumas, salah satu tokoh pendiri Kementerian Agama Republik Indonesia, Selasa 30 Desember 2025. Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama.
Ziarah dipimpin langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, diikuti Kasubbag TU dan Kasi Gara.
Hadir pula Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani bersama suaminya H. Mohammad Yahya Fuad , yang merupakan putra KH Abu Dardiri.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan memanjatkan doa sebagai penghormatan atas jasa dan pengabdian KH Abu Dardiri dalam merintis berdirinya Kementerian Agama.
Kepala Kankemenag Kebumen menegaskan ziarah ini tidak sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi bagi aparatur sipil negara.
“KH Abu Dardiri telah meletakkan dasar perjuangan melalui pengabdian tulus kepada umat. Nilai itu perlu terus dihidupkan oleh ASN Kemenag melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Anif Solikhin.
Ia berharap keteladanan almarhum mampu menjadi energi moral bagi seluruh ASN Kemenag Kebumen dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan serta memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat.
Perwakilan keluarga, H. Yahya Fuad, menyampaikan apresiasi dan rasa haru atas perhatian Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Ia mengaku bangga karena kiprah ayahandanya masih dikenang dan diakui sebagai bagian penting sejarah berdirinya Kementerian Agama.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih. Penghormatan ini menjadi bukti almarhum benar-benar dikenang sebagai tokoh pendiri Kementerian Agama,” ungkapnya.
Mantan Bupati Kebumen tersebut turut mendoakan agar Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen semakin maju, solid, dan istiqamah dalam mengabdi.
Ia berharap semangat berkhidmat kepada umat terus menjadi napas utama dalam setiap layanan keagamaan.
Ziarah tokoh pendiri ini memperkuat makna peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama, tidak hanya sebagai perayaan usia, tetapi juga momentum meneguhkan komitmen pengabdian, keteladanan, dan pelayanan tanpa pamrih bagi masyarakat.

