Kebumen – Humas – Muhdir resmi menggantikan Wahyono Hadi Susilo sebagai Kepala MTs Negeri 2 Kebumen. Serah terima jabatan berlangsung dalam acara pisah sambut di Aula MTsN 2 Kebumen, Senin (20/7/2026), sekaligus menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru untuk melanjutkan pengembangan madrasah.
Muhdir sebelumnya menjabat sebagai Kepala MTs Negeri 3 Kebumen. Ia dilantik oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, pada Rabu (8/7/2026). Dalam rotasi tersebut, Muhdir mendapat amanah memimpin MTsN 2 Kebumen, sedangkan Suyitman dipercaya menjadi Kepala MTsN 3 Kebumen.
Acara pisah sambut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, jajaran pejabat Kantor Kemenag Kebumen, para kepala madrasah negeri, komite madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta tamu undangan.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk memperkuat kesinambungan program, meningkatkan mutu pendidikan, serta menghadirkan inovasi pembelajaran di MTsN 2 Kebumen.
Anif Apresiasi Pengabdian Wahyono
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, menyampaikan apresiasi kepada Wahyono Hadi Susilo atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin MTsN 2 Kebumen. Menurutnya, amanah tersebut telah dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi bagi perkembangan madrasah.
“Terima kasih kepada Bapak Wahyono Hadi Susilo atas pengabdian dan dedikasi selama memimpin MTsN 2 Kebumen. Semoga seluruh kebaikan selama menjalankan amanah menjadi amal serta membawa keberkahan. Kami juga mendoakan agar beliau dapat menjalankan tugas baru dengan semakin optimal,” ujar Anif.
Kepada Muhdir, Anif berharap pengalaman selama memimpin MTsN 3 Kebumen dapat menjadi bekal dalam menjalankan amanah baru. Berbagai praktik baik dan inovasi tidak perlu berhenti, tetapi dapat dikembangkan serta disesuaikan dengan kebutuhan MTsN 2 Kebumen.
“Apa saja program baik dan inovasi yang telah berhasil dilaksanakan di MTsN 3 Kebumen hendaknya dapat dikembangkan di MTsN 2 Kebumen sesuai kondisi dan kebutuhan madrasah. Dengan begitu, kepemimpinan baru dapat memberikan energi positif bagi kemajuan dan prestasi madrasah,” pesannya.
Anif Tekankan Evaluasi Proses dan Penguatan Karakter
Selain menyampaikan pesan terkait pergantian kepemimpinan, Anif menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dalam proses pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pembelajaran tidak cukup dilihat dari hasil akhir atau capaian akademik peserta didik.
“Keberhasilan pembelajaran memang dapat dilihat dari output. Namun, evaluasi tidak boleh berhenti pada hasil akhir. Kita juga harus melihat prosesnya, bagaimana pembelajaran berlangsung, bagaimana anak berkembang, serta nilai apa saja yang berhasil tumbuh dalam diri mereka,” ungkapnya.
Anif juga mengingatkan kepala madrasah dan guru agar menempatkan pembangunan karakter sebagai bagian utama dalam pendidikan. Kemampuan akademik perlu berjalan seiring dengan pembentukan akhlak, sikap, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan.
“Karakter anak harus menjadi prioritas. Jangan hanya membuat anak tahu dan paham, tetapi pastikan nilai-nilai kebaikan benar-benar tumbuh dan menjadi bagian dari kepribadian mereka. Karena itu, pembelajaran deep learning dan Kurikulum Berbasis Cinta harus diterapkan dalam setiap proses pendidikan,” tegasnya.
Wahyono Mohon Doa Restu, Muhdir Ajak Bangun Superteam
Wahyono Hadi Susilo menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar MTsN 2 Kebumen, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, komite madrasah, guru, serta tenaga kependidikan atas dukungan dan kebersamaan selama dirinya menjalankan amanah sebagai kepala madrasah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, kerja sama, dan sinergi selama ini. Banyak hal baik serta pengalaman berharga selama menjalankan amanah di MTsN 2 Kebumen. Mohon doa restu agar saya dapat menjalankan tugas di tempat baru dengan sebaik-baiknya,” tutur Wahyono.
Sementara itu, Muhdir menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTsN 3 Kebumen atas kebersamaan dan dukungan selama dirinya memimpin madrasah tersebut. Memasuki amanah baru di MTsN 2 Kebumen, ia mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan membangun kekuatan bersama.
Menurut Muhdir, kepala madrasah tidak mungkin bekerja sendirian. Kemajuan madrasah lahir dari kerja sama, komunikasi, serta komitmen seluruh unsur di dalamnya.
“Saya berterima kasih kepada seluruh guru dan pegawai MTsN 3 Kebumen atas kebersamaan selama ini. Kini saya hadir sebagai bagian dari keluarga besar MTsN 2 Kebumen. Saya mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh guru, tenaga kependidikan, komite, serta semua pihak,” ujar Muhdir.
Ia mengajak seluruh warga MTsN 2 Kebumen membangun superteam, bukan sekadar bekerja dalam satu tim.
“Setiap orang memiliki peran dan kekuatan masing-masing. Jika semua potensi itu disatukan, insyaallah akan menjadi kekuatan besar bagi madrasah. Mari kita bangun superteam. Dengan kebersamaan, kerja keras, dan komitmen, prestasi akan mengikuti. Bersama-sama kita siapkan generasi sukses di dunia dan akhirat,” tegasnya.
Kepemimpinan baru di MTsN 2 Kebumen diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh warga madrasah. Muhdir diharapkan dapat melanjutkan berbagai program baik, mengembangkan inovasi, serta membangun kolaborasi dengan guru, tenaga kependidikan, komite, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kepemimpinan baru tersebut, MTsN 2 Kebumen diharapkan semakin kuat menghadirkan layanan pendidikan bermutu, menerapkan pembelajaran berorientasi pada karakter dan cinta, serta melahirkan peserta didik unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi.(Mad).



