KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Muh. Azim Asror Pimpin MGMP PAI SMK Kebumen, Kakankemenag Tekankan Pendidikan Agama Harus Berdampak Nyata

Kebumen – Humas – Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMK Kabupaten Kebumen Masa Bakti 2026–2030 resmi dilantik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin. Prosesi pelantikan digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Senin 15 Juni 2026.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai garda terdepan pembentukan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan keputusan kepengurusan, Muh. Azim Asror dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua MGMP PAI dan Budi Pekerti SMK Kabupaten Kebumen periode 2026–2030. Kegiatan turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Teguh Supriyantoro, serta guru PAI SMK se-Kabupaten Kebumen.

Pengukuhan pengurus mengacu pada Keputusan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nomor 400.3.8/35/2026 tentang Pengurus dan Anggota Komunitas MGMP Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMK Kabupaten Kebumen Periode 2026–2030.

Dalam sambutannya, Anif Solikhin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus baru. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjadi energi baru dalam menjalankan roda organisasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Semoga dengan dilantiknya pengurus MGMP baru dapat menjadi penyemangat dalam menjalankan organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta turut berkontribusi dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Menurut Anif, guru PAI memegang tanggung jawab besar karena tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk kepribadian dan akhlak peserta didik.

“Guru agama memiliki tugas lebih berat karena tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan. Guru harus berhasil membimbing murid menjadi pribadi berkarakter dan berakhlakul karimah. Pembelajaran agama tidak cukup ditransfer, tetapi harus mampu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman. Guru PAI, khususnya di lingkungan SMK, dituntut terus berinovasi agar pembelajaran lebih relevan dan berdampak nyata bagi peserta didik.

“Guru SMK harus adaptif dan terus mencari metode-metode baru agar pembelajaran semakin berdampak. Dengan demikian, nilai-nilai agama tidak hanya dipahami, tetapi juga menjadi bagian dari perilaku sehari-hari,” tambahnya.

Anif menilai MGMP memiliki peran strategis sebagai wadah pengembangan kompetensi dan penguatan profesionalisme guru. Melalui forum tersebut, para pendidik dapat saling berbagi praktik baik, memperkaya wawasan, serta menyusun inovasi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik.

Sementara itu, Muh. Azim Asror bersama jajaran pengurus baru diharapkan mampu menghadirkan program-program kolaboratif guna meningkatkan kualitas guru PAI di Kabupaten Kebumen.

Kehadiran MGMP tidak sekadar menjadi forum administratif, melainkan komunitas belajar berkelanjutan demi melahirkan pendidik profesional, inspiratif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan masa depan.

Melalui kepengurusan baru ini, MGMP PAI dan Budi Pekerti SMK Kabupaten Kebumen diharapkan semakin berkontribusi dalam mencetak generasi cerdas, berkarakter, serta memiliki fondasi keimanan dan akhlak mulia.

Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, guru PAI diyakini mampu menjadi penggerak utama dalam membentuk generasi Indonesia Emas 2045: generasi unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, dan siap menghadapi perubahan zaman.(Ir).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen