Jakarta – Humas – Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta meningkatkan disiplin dalam pengelolaan data. Pesan ini disampaikan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam Webinar KORPRI Menyapa ASN, Kamis 2 April 2026.
Kegiatan virtual tersebut mengangkat tema “Transformasi Nilai Ramadan Menuju Etos Kerja ASN yang Humanis dan Inklusif”. Webinar diikuti ASN dari berbagai instansi melalui zoom meeting dan Live You Tube Setjen DP KORPRI Nasional Pusat.
Dalam arahannya, Menteri Agama menegaskan pentingnya data valid sebagai dasar pengambilan kebijakan. Ia menyebut transformasi tidak akan terwujud tanpa dukungan informasi akurat.
“Tidak mungkin ada transformasi tanpa informasi. Kunci utama terletak pada data valid. Sajikan data secara benar, jangan asal,” tegasnya.
Ia mengingatkan setiap ASN memiliki tanggung jawab menjaga kualitas data. Informasi yang disampaikan kepada pimpinan harus dapat dipertanggungjawabkan.
Momentum Ramadan, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan ibadah. Periode ini juga menjadi waktu tepat memperbaiki kualitas diri, termasuk dalam etos kerja.
ASN diharapkan mampu membangun pola kerja yang lebih humanis, inklusif, serta berorientasi pada pelayanan publik. Nilai-nilai Ramadan dapat menjadi landasan dalam meningkatkan integritas dan profesionalitas.
Melalui kegiatan ini, KORPRI mendorong ASN terus beradaptasi dengan tuntutan zaman. Penguatan budaya kerja berbasis data menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif.


