Kebumen – Humas – Penguatan peran guru menjadi salah satu fokus utama Rapat Kerja (Raker) MAN 4 Kebumen dalam menyambut Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya menyatukan visi, memperkuat komitmen, serta menyusun program strategis guna menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.
Raker hari pertama berlangsung di Aula MAN 4 Kebumen pada Senin (6/7/2026) mulai pukul 07.30 hingga 14.30 WIB. Seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan sebagai langkah awal mempersiapkan pembelajaran pada tahun ajaran baru.
Kepala MAN 4 Kebumen, Sugeng Warjoko, membuka kegiatan dengan mengajak seluruh peserta membangun kembali pola pikir sebagai pendidik. Menurutnya, profesi guru tidak dapat dipandang hanya dari sisi material, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun peradaban melalui pendidikan.
“Guru adalah pembangun peradaban,” tegas Sugeng.
Ia mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan memperbaiki niat serta memperkuat semangat kebersamaan untuk membawa MAN 4 Kebumen terus berkembang menjadi madrasah yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Usai pembukaan, rapat dilanjutkan dengan finalisasi program kerja Bidang I hingga Bidang IV. Setiap bidang memaparkan rencana kerja di hadapan seluruh peserta sebagai upaya menyamakan persepsi sekaligus penguatan kolaborasi dalam mencapai target madrasah selama satu tahun ke depan.
Raker juga menghadirkan dua narasumber untuk memberikan penguatan kepada seluruh peserta. Materi pertama disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin.
Dalam paparannya, Anif mengingatkan bahwa guru memiliki tiga peran utama, yaitu sebagai pengajar, pendidik, dan pelatih. Ketiga peran tersebut harus berjalan selaras agar pembelajaran tidak sekadar menghasilkan peserta didik berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia.
Ia juga mendorong seluruh guru menghadirkan pembelajaran yang meaningful atau bermakna sehingga ilmu yang diperoleh peserta didik dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal menghadapi masa depan.
Sesi berikutnya diisi Ketua Tim Kurikulum Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Juair. Melalui tema penguatan budaya kinerja unggul, ia membagikan pengalaman mendampingi berbagai madrasah di Jawa Tengah sebagai inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Beragam praktik baik yang disampaikan menegaskan pentingnya budaya kerja, pelayanan prima, inovasi, dan komitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan agar madrasah mampu berkembang sesuai kebutuhan zaman.
Salah satu pesan yang paling mendapat perhatian peserta ialah kalimat, “Guru itu banyak, tetapi guru yang gemati itu langka.” Menurut Juair, kualitas guru tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengajar, tetapi juga oleh kepedulian, ketulusan, perhatian, dan kesungguhan dalam mendampingi setiap peserta didik.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan optimisme seluruh peserta untuk mengimplementasikan program kerja yang telah disusun. Berbekal penguatan nilai, kolaborasi antartim, serta motivasi dari para narasumber, keluarga besar MAN 4 Kebumen siap menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027 dengan semangat menghadirkan pendidikan yang bermutu, bermakna, dan berdampak bagi peserta didik.(Tim Humas MAN 4 Kebumen).

