Kebumen – Humas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, melakukan kunjungan kerja ke wilayah utara Kebumen dengan mendatangi KUA Sadang dan KUA Karangsambung, Kamis 16 April 2026. Kunjungan ini menyasar daerah dengan karakter geografis perbukitan serta akses terbatas.
Dalam arahannya di KUA Sadang, Anif menegaskan komitmen sebagai Aparatur Sipil Negara tidak bergantung pada lokasi penugasan.
“Di mana pun ditempatkan, ASN harus siap dan bekerja penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda menyeluruh yang telah dirancang sejak dirinya dilantik sebagai Kepala Kemenag Kebumen pada 3 Desember 2025 oleh Saiful Mujab. Hingga pertengahan April, Sadang menjadi titik ke-12 yang dikunjungi.
Ia menargetkan seluruh Kantor Urusan Agama di Kebumen dapat dikunjungi secara langsung guna memastikan layanan berjalan optimal dan dirasakan masyarakat secara merata.
Menurutnya, layanan KUA tidak boleh berhenti pada urusan pencatatan pernikahan saja. Peran KUA harus lebih luas dan menyentuh berbagai kebutuhan keagamaan masyarakat.
“Layanan keagamaan harus hadir secara utuh. Beri kemudahan sesuai kondisi wilayah masing-masing,” ujarnya.
Selain itu, Anif mengingatkan pentingnya keselamatan petugas lapangan, khususnya bagi ASN yang bertugas di wilayah dengan medan berat seperti Kecamatan Sadang.
Wilayah ini berada di perbukitan yang menjadi batas utara Kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Kondisi geografis tersebut membentuk karakter masyarakat yang sederhana, santun, serta memiliki solidaritas tinggi.
“Kami minta petugas tetap mengutamakan keselamatan saat memberikan layanan di lapangan,” pesannya.
Secara administratif, Kecamatan Sadang terdiri dari tujuh desa, yaitu Pucangan, Seboro, Wonosari, Sadangkulon, Cangkring, Sadangwetan, dan Kedunggong, dengan total 37 RW serta 137 RT.
Anif juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis. Ia mengajak seluruh pegawai KUA untuk memberikan layanan ramah dan santun, sejalan dengan karakter masyarakat setempat.
Lebih jauh, ia mendorong KUA menjadi pusat layanan keagamaan terpadu. Tidak hanya melayani pernikahan, tetapi juga aktif dalam pembinaan madrasah diniyah, taman pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan keagamaan lainnya.
“KUA harus mampu menjawab kebutuhan umat. Jadilah kepanjangan tangan Kemenag di tengah masyarakat,” tandasnya.
Kunjungan ini menjadi wujud komitmen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen dalam memastikan layanan keagamaan hadir hingga ke wilayah terpencil, sekaligus memperkuat peran KUA sebagai pusat pelayanan umat.

