Kebumen – Humas – Peringatan Hari Lahir ke-36 MAN 2 Kebumen diisi dengan aksi nyata peduli lingkungan. Madrasah ini menanam 1.200 pohon di Desa Jlegi Winangun, Rabu 15 April 2026. Kegiatan ini sekaligus menyambut Hari Bumi.
Penanaman dilakukan di area perkemahan desa dan berlanjut di kawasan wisata Jlegi Fun River. Guru, murid, serta pembina terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Sebanyak empat jenis bibit ditanam dan dibagikan. Rinciannya meliputi 400 tabebuya, 300 kaliandra, 350 indigofera, serta 150 jambu biji merah. Penyediaan bibit berasal dari kerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII serta BPDAS SOP Yogyakarta di bawah Dinas Kehutanan Provinsi.
Kepala MAN 2 Kebumen, Akhmad Taukhid, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Program ini menjadi bagian dari implementasi kurikulum berbasis cinta dengan muatan ekoteologi.
“Menjaga alam merupakan bagian dari iman. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami tanggung jawab merawat lingkungan,” ujarnya.
Nilai ekoteologi menjadi pendekatan utama dalam pembelajaran. Konsep ini menekankan kesadaran spiritual dalam menjaga kelestarian alam sebagai amanah.
Selain penanaman, madrasah juga membagikan bibit kepada calon murid baru. Langkah ini menjadi ajakan konkret agar generasi muda mulai peduli lingkungan sejak dini.
Kegiatan ini diharapkan memberi dampak berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan madrasah, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Semangat kolaborasi terus dibangun agar kepedulian terhadap alam tumbuh menjadi budaya bersama.
Melalui momentum Harlah ke-36 dan peringatan Hari Bumi, MAN 2 Kebumen menegaskan komitmennya mencetak generasi unggul. Tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter cinta lingkungan serta tanggung jawab terhadap masa depan bumi. (Meliana).

