Kebumen – Humas – Kepala MTsN 6 Kebumen, Nur Khamid, menegaskan komitmennya mewujudkan lingkungan madrasah yang bebas dari perundungan (bullying). Pesan tersebut menjadi penekanan utama saat membuka Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di halaman MTsN 6 Kebumen, Senin (13/7/2026).
Di hadapan ratusan murid baru, Nur Khamid mengingatkan agar tidak ada lagi tindakan perundungan, baik secara fisik maupun verbal, seperti memukul, mengejek, atau bentuk intimidasi lainnya. Menurutnya, seluruh warga madrasah memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
“Saya akan terus memantau lingkungan MTsN 6 Kebumen, madrasah ini harus benar-benar bebas dari bullying. Jika terbukti ada murid melakukan perundungan, siap menerima sanksi tegas dari madrasah,” tandasnya.
MATAMUDA tahun ini diikuti 287 murid baru, terdiri atas 147 murid laki-laki dan 140 murid perempuan. Selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pengenalan lingkungan madrasah sebagai bekal sebelum memasuki proses pembelajaran.
Selain menanamkan budaya anti-bullying, Nur Khamid juga menekankan pentingnya membangun karakter disiplin. Ia mengajak seluruh murid mematuhi tata tertib madrasah sebagai bagian dari proses pembentukan pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, dan berintegritas.
Pesan berikutnya berkaitan dengan literasi digital. Menurutnya, telepon genggam menjadi sarana yang sangat bermanfaat apabila digunakan secara bijak, tetapi dapat membawa dampak negatif apabila disalahgunakan.
“Gunakan handphone untuk hal-hal positif, seperti mencari referensi pelajaran dan menambah wawasan. Terlebih bagi murid kelas IX, persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) membutuhkan banyak sumber belajar yang dapat diakses secara digital,” ujarnya.
Sebagai kegiatan orientasi murid baru, MATAMUDA bertujuan memperkenalkan lingkungan madrasah, sistem pembelajaran, budaya akademik, serta nilai-nilai keislaman kepada peserta didik. Selama pelaksanaan kegiatan, murid juga memperoleh materi tentang tata tertib madrasah, budaya positif, pencegahan bullying, Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), hingga unjuk talenta.
Pembukaan MATAMUDA ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Kepala MTsN 6 Kebumen kepada perwakilan murid baru. Prosesi tersebut menjadi simbol diterimanya seluruh peserta sebagai bagian dari keluarga besar MTsN 6 Kebumen.
Suasana pembukaan berlangsung penuh semangat. Ratusan murid tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan sebagai langkah awal membangun karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat belajar di lingkungan madrasah.
Melalui MATAMUDA, MTsN 6 Kebumen berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi budaya saling menghormati tanpa perundungan.(ww).



