KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Kemenag Kebumen Inisiasi Satgas Perlindungan Lembaga Keagamaan, Ajak Semua Pihak Bersinergi

Kebumen – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menginisiasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Layanan dan Perlindungan Lembaga Pendidikan Agama dan Keagamaan. Langkah ini ditandai melalui Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor di aula kantor setempat, Kamis 9 April 2026.

Inisiatif tersebut menjadi respons strategis atas kebutuhan penguatan sistem perlindungan peserta didik di lingkungan pendidikan keagamaan. Kemenag Kebumen mendorong kolaborasi seluruh pihak agar tercipta lingkungan belajar yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan.

Dorong Sinergi Lintas Sektor

Rakor dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Pemerintah Kabupaten, legislatif, aparat penegak hukum, hingga organisasi kemasyarakatan keagamaan. Hadir Kepala Kankemenag Kebumen H. Anif Solikhin, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM R. Agung Pambudi, Ketua Komisi B DPRD Kebumen Saiful Anwar, serta perwakilan Polres, Kejaksaan, Kodim, dan instansi terkait lainnya.

Kepala Kantor Kemenag Kebumen, Anif Solikhin, menegaskan bahwa sinergi bersma dalam membangun sistem perlindungan yang kuat merupakan hal yang sangat penting.

“Perlindungan peserta didik tidak bisa dilakukan sendiri. Semua pihak perlu terlibat aktif agar setiap potensi masalah dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kasus kekerasan yang sempat terjadi di wilayah Karanggayam sebagai pengingat pentingnya pengawasan bersama.

Penguatan Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Mewakili Bupati Kebumen, Agung Pambudi menekankan perlunya peningkatan pemahaman tentang perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan.

Menurutnya, pengawasan perlu diperkuat agar tidak terjadi praktik yang merugikan anak.

“Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak harus terus digencarkan. Ini momentum untuk berbenah bersama agar Kebumen menjadi daerah yang aman bagi anak,” ujarnya.

Satgas Harus Punya Peran Jelas

Dukungan juga datang dari berbagai pihak. Ketua Komisi B DPRD Kebumen, Saiful Anwar, meminta hasil rakor segera ditindaklanjuti dalam bentuk aksi nyata.

“Kami berharap tidak berhenti pada diskusi. Perlu langkah konkret agar masyarakat melihat langsung upaya perlindungan ini,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Kebumen, Yunita Prasetyani, menambahkan pentingnya pembagian tugas yang jelas dalam Satgas, terutama pada aspek pencegahan, pengawasan, serta penanganan kasus.

Data dan Kolaborasi Jadi Kunci

Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Kebumen, Fahrudin, memaparkan data perkembangan pondok pesantren sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih terarah.

Sementara itu, aparat penegak hukum dari Polres dan Kejaksaan menyatakan kesiapan mendukung pembentukan Satgas sebagai bagian dari penguatan sistem perlindungan anak.

Dukungan serupa juga disampaikan organisasi keagamaan. Perwakilan Gerakan Pemuda Ansor mengapresiasi pelibatan unsur masyarakat dalam proses ini.

Langkah Nyata Menuju Lingkungan Aman

Menutup kegiatan, Anif Solikhin menegaskan komitmen Kemenag Kebumen untuk segera merealisasikan pembentukan Satgas.

Satgas ini diharapkan menjadi garda depan dalam menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang aman, berdaya lindung, serta responsif terhadap berbagai persoalan di masyarakat.(Mad).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen