KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Hari Ketiga Pembinaan Guru PAI Kebumen, Salim Wazdy Tekankan Reorientasi Pengabdian dan Peningkatan Kualitas Diri

Kebumen – Humas – Memasuki hari ketiga Pembinaan Dinas Peningkatan Kinerja dan Karier Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui Evaluasi dan Supervisi Berkelanjutan, para guru PAI kembali mendapat penguatan kompetensi dan motivasi profesional di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Rabu (24/6/2026). Pada sesi tersebut, Kasubbag TU Kantor Kemenag Kebumen, Salim Wazdy, mengajak peserta memahami kembali hakikat profesi guru sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT sekaligus wujud pelayanan terbaik kepada peserta didik.

Dalam paparannya, Salim Wazdy mengawali materi dengan mengingatkan bahwa guru merupakan pendidik profesional yang memiliki tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Ia menegaskan bahwa profesionalisme guru harus tercermin dalam penguasaan kompetensi yang utuh. “Guru adalah profesi yang memerlukan keahlian dan kecakapan sesuai standar mutu tertentu. Karena itu, seorang guru harus terus mengembangkan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional agar mampu menjalankan tugasnya secara optimal,” ujar Salim Wazdy.

Lebih lanjut, Salim Wazdy mengangkat kemuliaan profesi guru melalui berbagai referensi keislaman yang menempatkan penyebar ilmu pada derajat yang sangat tinggi. Menurutnya, tugas mengajar bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah mulia yang memiliki nilai ibadah dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi umat. Ia mengutip pandangan para ulama yang menyebutkan bahwa menyebarkan ilmu merupakan salah satu derajat paling utama setelah kenabian.

Pada sesi berikutnya, peserta diajak memahami konsep evaluasi dan supervisi dari perspektif spiritual. Mengacu pada Surah At-Taubah ayat 105, Salim Wazdy menjelaskan bahwa setiap pekerjaan guru sesungguhnya selalu berada dalam pengawasan Allah SWT. “Allah memerintahkan kita untuk bekerja dengan sungguh-sungguh. Dalam ayat ini disebutkan bahwa Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaan yang kita lakukan. Artinya ada pengawasan, dan pada akhirnya akan ada pemberitahuan atau penilaian terhadap hasil pekerjaan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa evaluasi dan supervisi bukan sekadar instrumen administrasi, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengabdian seorang guru.

Sebagai penutup materi, Salim Wazdy menyampaikan tiga langkah penting yang perlu dilakukan guru dalam meningkatkan kualitas kinerja dan kariernya. Pertama, melakukan reorientasi kerja dengan menjadikan profesi guru sebagai sarana pengabdian kepada Tuhan. Kedua, mengubah perspektif terhadap gaji, tunjangan, honor, insentif, maupun promosi jabatan sebagai konsekuensi dari pengabdian, bukan tujuan utama. Ketiga, terus meningkatkan kualitas diri sebagai wujud kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Melalui pembinaan yang memasuki hari ketiga ini, diharapkan para guru PAI di Kabupaten Kebumen semakin memperkuat komitmen profesionalisme, meningkatkan kompetensi, serta menumbuhkan kesadaran bahwa tugas mendidik merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian. Sejalan dengan tema evaluasi dan supervisi berkelanjutan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong lahirnya guru-guru PAI yang tidak hanya unggul dalam kinerja, tetapi juga memiliki keteladanan dalam nilai-nilai keagamaan dan moral.(Mad).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen