Kebumen – Humas – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menggelar rapat koordinasi pada Kamis 22 Januari 2026. Ini sebagai langkah awal pemantapan program kerja organisasi untuk tiga tahun mendatang.
Rapat dilaksanakan di Aula Kemenag Kebumen dan dipimpin Ketua KORPRI Kemenag Kebumen, Salim Wazdy.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, sekaligus memberikan arahan penguatan peran KORPRI sebagai organisasi profesi Aparatur Sipil Negara.
Rapat koordinasi difokuskan pada penyusunan arah kebijakan serta perencanaan program kerja setiap bidang. Masing-masing seksi diminta merumuskan program sesuai tugas dan fungsi, mulai bidang organisasi dan kelembagaan, administrasi, pendanaan, pembinaan disiplin dan jiwa korsa, perlindungan dan bantuan hukum, kerohanian, sosial budaya, olahraga, hingga peningkatan peran perempuan dan pengabdian masyarakat.
Ketua KORPRI Kemenag Kebumen, Salim Wazdy, menyampaikan harapan agar program kerja disusun realistis, terukur, serta berdampak langsung bagi anggota dan institusi. Ia menekankan sinergi antarbidang agar KORPRI mampu hadir sebagai wadah pemersatu ASN Kemenag Kebumen.
“KORPRI tidak hanya menjadi organisasi administratif, tetapi harus aktif mendorong peningkatan profesionalisme, kesejahteraan, serta solidaritas anggota,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Kebumen, Anif Solikhin, mendorong KORPRI agar menyusun program berorientasi pada penguatan etos kerja, integritas, dan pelayanan publik. Menurutnya, KORPRI memiliki peran strategis dalam membangun budaya kerja ASN yang disiplin, solid, dan berakhlak.
“KORPRI perlu hadir sebagai teladan. Program yang disusun harus mendukung kinerja organisasi, memperkuat jiwa korsa, serta sejalan dengan nilai pengabdian Kementerian Agama,” tutur Anif.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan KORPRI Kemenag Kebumen mampu menghasilkan peta jalan program kerja tiga tahunan yang terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan. Seluruh bidang diharapkan segera menindaklanjuti hasil rapat dalam bentuk rencana aksi yang konkret dan berdampak nyata.


