Kebumen – Humas – Murid MTs Negeri 5 Kebumen, Faqih Khairi Rahman, berhasil meraih medali emas cabang olahraga bulu tangkis tunggal putra pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Jumat (4/9/2026). Tampil sebagai wakil Kabupaten Kebumen, Faqih sukses keluar sebagai Juara 1 setelah melewati persaingan dengan para atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Medali emas tersebut menjadi capaian membanggakan bagi Faqih sekaligus menambah deretan prestasi MTs Negeri 5 Kebumen di tingkat provinsi. Keberhasilannya juga membuktikan bahwa murid madrasah mampu bersaing dan berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik maupun keagamaan, tetapi juga di arena olahraga.
Dalam ajang POPDA Jawa Tengah, Faqih menunjukkan permainan penuh semangat dan ketangguhan. Perjalanan menuju podium tertinggi dilalui melalui persiapan, latihan disiplin, serta kerja keras untuk menghadapi persaingan antaratlet pelajar tingkat provinsi.
Prestasi tersebut tidak diraih dalam waktu singkat. Konsistensi menjalani latihan dan tekad untuk memberikan penampilan terbaik menjadi bagian penting dari perjalanan Faqih hingga mampu membawa pulang medali emas untuk Kabupaten Kebumen.
Kepala MTs Negeri 5 Kebumen, Muhamad Arwani, menyampaikan rasa bangga atas prestasi muridnya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Faqih menjadi bukti bahwa madrasah memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi berprestasi di berbagai bidang.
“Madrasah mampu menunjukkan prestasi dan bakat luar biasa. Tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga. Faqih telah membuktikan kemampuan terbaiknya dengan meraih medali emas pada POPDA Tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.
Arwani menilai keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar MTs Negeri 5 Kebumen. Faqih tidak hanya membawa nama madrasah, tetapi juga mengharumkan Kabupaten Kebumen di panggung olahraga pelajar Jawa Tengah.
Lebih dari sekadar medali, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi murid lain untuk berani mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat masing-masing. Madrasah, menurutnya, harus menjadi ruang tumbuh bagi setiap murid untuk mencapai prestasi terbaik.
Keberhasilan Faqih juga memperlihatkan pentingnya keseimbangan antara pendidikan akademik, pembentukan karakter, dan pengembangan bakat. Semangat berlatih, disiplin, serta kemampuan menjaga komitmen menjadi nilai penting di balik keberhasilannya.
Bagi MTs Negeri 5 Kebumen, medali emas POPDA Jawa Tengah menjadi bukti nyata semangat Strive for Excellence atau berjuang untuk mencapai keunggulan. Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kemenangan, tetapi menjadi pemantik lahirnya atlet-atlet berprestasi lainnya dari madrasah.
Dengan berdiri di podium tertinggi POPDA Jawa Tengah, Faqih Khairi Rahman telah menunjukkan satu pesan penting: murid madrasah mampu berprestasi di mana pun kompetisi berlangsung, selama memiliki keberanian, disiplin, kerja keras, dan kesempatan untuk mengembangkan potensinya.

