KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Dari Tahfiz hingga Fashion Show Daur Ulang, Murid MI Negeri 3 Kebumen Curi Perhatian 479 Wali Murid

Kebumen – Humas – Sebanyak 479 wali murid mengikuti Rapat Pleno Komite dan Pemaparan Program Madrasah MI Negeri 3 Kebumen, Sabtu (5/9/2026). Tidak sekadar membahas program pendidikan, forum tersebut juga menampilkan hafalan Al-Qur’an dan fashion show berbahan daur ulang sebagai gambaran pendidikan madrasah dalam membentuk murid religius, kreatif, serta peduli lingkungan.

Kehadiran ratusan wali murid menunjukkan tingginya dukungan orang tua terhadap program pendidikan di MI Negeri 3 Kebumen. Rapat pleno menjadi ruang untuk menyamakan langkah antara madrasah dan keluarga dalam mendampingi perkembangan putra-putri mereka.

Di tengah pemaparan program, sejumlah murid tampil memperlihatkan kemampuan hafalan Juz 30 Al-Qur’an. Penampilan tahfiz tersebut mendapat perhatian dari para wali murid dan menjadi salah satu gambaran pembinaan keagamaan di lingkungan madrasah.

Namun, perhatian peserta semakin tertuju saat para murid tampil dalam fashion show dengan mengenakan busana hasil kreasi dari bahan bekas. Beragam barang tidak terpakai diolah menjadi kostum dengan bentuk dan desain menarik.

Penampilan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi peserta rapat pleno. Fashion show bahan daur ulang juga membawa pesan tentang pentingnya kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Barang bekas, sering kali dipandang tidak memiliki nilai guna, mampu diubah para murid menjadi karya seni. Kreativitas tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran tentang lingkungan dapat dikemas secara menarik dan memberikan pengalaman langsung bagi murid.

Inovasi tersebut turut mendapat apresiasi dari Pengawas Madrasah, Hayat Sholihanto. Ia mengaku terkesan melihat kreativitas MI Negeri 3 Kebumen dalam memanfaatkan bahan bekas menjadi karya bernilai.

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada MI Negeri 3 Kebumen atas program dan prestasi yang sudah diraih. Semoga ke depan akan selalu meningkat. Baru di madrasah ini saya menemukan pemanfaatan barang bekas menjadi barang begitu indah dan bermanfaat. Sampai membuat saya trenyuh,” ungkap Hayat.

Menurutnya, kreativitas semacam itu perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari proses pendidikan. Murid tidak hanya memperoleh pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga belajar melihat persoalan di sekitarnya dan menemukan solusi melalui gagasan kreatif.

Rapat pleno komite sekaligus pemaparan program madrasah tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda pertemuan antara sekolah dan wali murid. Kehadiran tahfiz Al-Qur’an dan karya daur ulang memperlihatkan arah pendidikan MI Negeri 3 Kebumen dalam mengembangkan berbagai potensi murid.

Pendidikan keagamaan berjalan beriringan dengan penguatan kreativitas dan kepedulian lingkungan. Murid didorong tidak hanya menjadi generasi berpengetahuan dan religius, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan di sekitarnya.

Dukungan 479 wali murid dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting bagi madrasah untuk menjalankan program pendidikan secara berkelanjutan. Sinergi antara keluarga dan madrasah diharapkan mampu memberikan ruang lebih luas bagi murid untuk tumbuh sesuai potensi masing-masing.

Melalui pendekatan tersebut, MI Negeri 3 Kebumen menunjukkan bahwa pendidikan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Dari hafalan Al-Qur’an hingga selembar bahan bekas yang diubah menjadi busana, setiap proses dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai, kreativitas, dan kepedulian kepada generasi masa depan.(Humas MIN 3 Kebumen).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen