Kebumen – Humas – Sebanyak 110 pesantren di Kabupaten Kebumen menggelar aksi Resik-Resik Pesantren secara serentak pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Santri 2026 sekaligus upaya membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.
Aksi tersebut menindaklanjuti koordinasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dengan Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Seluruh pesantren diimbau melaksanakan kegiatan mulai pukul 08.00 WIB.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Fahrudin, bersama jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) setempat meninjau pelaksanaan kegiatan di Pondok Pesantren Tathmainnul Quluub, Tamanwinangun, Kebumen, serta Pondok Pesantren Al Mustofa, Kuwayuhan, Pejagoan. Dalam kunjungan tersebut, Kemenag Kebumen menyerahkan bantuan alat kebersihan kepada kedua pesantren untuk mendukung perawatan lingkungan.
Fahrudin menyampaikan bahwa kebersihan pesantren merupakan tanggung jawab seluruh warga pesantren. Lingkungan bersih dan sehat dapat menciptakan suasana belajar serta beribadah lebih nyaman bagi para santri.
Ia juga menyampaikan pesan Kepala Kemenag Kebumen agar momentum Hari Santri menjadi penguat kebiasaan hidup bersih di lingkungan pendidikan keagamaan.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sebagai aksi sesaat untuk memperingati Hari Santri. Kebersihan harus menjadi budaya sehari-hari, dimulai dari kamar santri, ruang belajar, tempat ibadah, hingga lingkungan pesantren. Dengan lingkungan bersih dan sehat, para santri dapat belajar dan beribadah dengan lebih nyaman,” ujar Fahrudin.
Menurutnya, pembiasaan menjaga kebersihan perlu dibangun melalui keterlibatan seluruh warga pesantren. Santri, pengasuh, dan pengelola pesantren memiliki peran penting dalam merawat lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Upaya mendorong pesantren lebih peduli terhadap kebersihan juga dilakukan melalui lomba video bertema “Pesantrenku Bersih”. Kegiatan ini diselenggarakan Kemenag Kebumen secara terbuka bagi seluruh pondok pesantren di Kabupaten Kebumen. Penilaian menitikberatkan pada kreativitas, pesan kebersihan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Fahrudin menjelaskan, proses penjurian lomba berlangsung pada Selasa (20/10/2026), dengan rencana pengumuman pemenang pada malam harinya. Penyerahan piagam penghargaan dan piala dijadwalkan berlangsung saat Upacara Peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2026 di halaman Pendopo Kabumian.
Melalui aksi kebersihan serentak dan lomba video tersebut, Kemenag Kebumen mendorong pesantren menjadikan kebersihan sebagai budaya bersama, bukan sekadar kegiatan insidental. Partisipasi 110 pesantren menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan lingkungan pendidikan keagamaan yang bersih, sehat, nyaman, serta mendukung proses belajar dan pembentukan karakter santri.(Ir).

