KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Kepala Kantor Kemenag Kebumen Ungkap 3 Lingkungan Penting dalam Pendidikan Murid

Kebumen – Humas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Anif Solikhin menekankan pentingnya sinergi madrasah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan murid saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Program Pendidikan MTsN 3 Kebumen bersama wali murid di Aula MTsN 3 Kebumen, Kamis (10/9/2026).

Anif menyampaikan, pendidikan tidak berhenti pada penyampaian ilmu pengetahuan. Pembentukan karakter membutuhkan keteladanan, bimbingan, serta pembiasaan secara konsisten melalui keterlibatan madrasah dan keluarga.

“Ketika bapak ibu menitipkan putra-putri, tentu memiliki kepercayaan tinggi terhadap pengelolaan pendidikan di MTsN 3 Kebumen,” ujar Anif.

Menurutnya, kepercayaan orang tua harus dijawab madrasah melalui pendidikan secara utuh. Capaian akademik tetap penting, tetapi pembentukan karakter dan akhlak tidak boleh terabaikan.

Anif menempatkan guru sebagai salah satu faktor penting dalam keberhasilan pendidikan. Guru tidak hanya berperan menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi teladan sekaligus pembimbing bagi murid dalam membangun sikap dan karakter.

“Mendidik bukan hanya transfer ilmu, tetapi memberikan keteladanan, membimbing, dan mengarahkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pendidikan murid berlangsung dalam tiga lingkungan utama, yakni keluarga, madrasah, dan masyarakat. Ketiganya memiliki peran saling melengkapi dalam membentuk kepribadian anak.

Keluarga menjadi lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Sebelum mengenal guru dan madrasah, anak lebih dahulu belajar dari orang tua melalui interaksi serta kebiasaan sehari-hari.

Karena itu, orang tua memiliki posisi penting dalam menanamkan akhlak, karakter, kedisiplinan, dan kebiasaan positif. Nilai tersebut kemudian diperkuat melalui proses pendidikan di madrasah serta lingkungan masyarakat.

Anif juga mendorong penerapan 7 Pembiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari pembentukan karakter murid. Menurutnya, kebiasaan positif perlu diterapkan secara konsisten agar tidak berhenti sebagai program, tetapi tumbuh menjadi perilaku sehari-hari.

“Pembentukan karakter tidak bisa dilakukan secara instan. Harus ada pembiasaan dan keteladanan yang dilakukan bersama-sama,” pesannya.

Ia berharap komunikasi antara madrasah dan orang tua terus diperkuat. Kesamaan visi akan memudahkan guru dan keluarga dalam memberikan pendampingan kepada murid, baik dalam bidang akademik maupun perkembangan karakter.

MTsN 3 Kebumen Siapkan Pengembangan Kompetensi Murid

Dalam rakor tersebut, Kepala MTsN 3 Kebumen Suyitman memaparkan sejumlah capaian dan prestasi murid. Berbagai prestasi tersebut menjadi gambaran hasil pembinaan serta proses pendidikan di madrasah.

Suyitman juga menyampaikan rencana kerja sama MTsN 3 Kebumen dengan UIN Jakarta untuk meningkatkan kompetensi murid. Kerja sama tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi murid dalam mengembangkan potensi dan kompetensi melalui program pendidikan.

Rakor bersama wali murid menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman mengenai arah program pendidikan MTsN 3 Kebumen. Forum tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara madrasah dan keluarga agar pendampingan terhadap murid berlangsung secara berkesinambungan.

Anif menegaskan, keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Madrasah memberikan pembelajaran, bimbingan, dan keteladanan, sedangkan keluarga membangun fondasi karakter serta kebiasaan anak sejak dari rumah.

“Kalau madrasah dan keluarga berjalan bersama, insyaallah pendidikan anak akan lebih optimal,” pungkasnya.

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen