Kebumen – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen melalui Seksi Pendidikan Madrasah menggelar Sosialisasi dan Penyerahan Blangko Ijazah Tahun 2026 di aula setempat, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini diikuti kepala RA, MI, MTs, MA, serta operator madrasah se-Kabupaten Kebumen sebagai bagian dari persiapan penerbitan ijazah bagi murid madrasah.
Kegiatan difokuskan untuk memastikan seluruh madrasah memahami tata cara pengelolaan, pengisian, hingga pencetakan ijazah sesuai ketentuan. Langkah tersebut penting agar proses penerbitan dokumen negara ini berlangsung tertib, akurat, dan akuntabel.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Mulyono, menegaskan bahwa ketelitian menjadi kunci utama dalam pencetakan ijazah. Menurutnya, setiap data harus diperiksa secara cermat karena kesalahan sekecil apa pun dapat berdampak pada masa depan murid.
“Usahakan jangan sampai ada kesalahan dalam mencetak ijazah. Lakukan pengecekan secara teliti sesuai ketentuan agar tidak terjadi kekeliruan yang dapat merugikan murid,” pesannya.
Selain ketelitian, Mulyono juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan blangko ijazah. Ia meminta seluruh kepala madrasah dan operator membawa blangko langsung ke madrasah setelah diterima tanpa singgah di tempat lain untuk menghindari risiko kehilangan maupun penyalahgunaan.
“Setelah menerima blangko ijazah, hati-hati ketika pulang. Jangan mampir ke mana-mana, langsung menuju kantor atau madrasah masing-masing agar blangko tetap aman,” tegasnya.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pengisian data, prosedur pencetakan, penyimpanan, hingga tata kelola blangko ijazah sesuai regulasi. Dengan pemahaman yang sama, setiap madrasah diharapkan mampu menerbitkan ijazah secara benar, tepat waktu, dan bebas dari kesalahan administrasi.
Mulyono berharap seluruh satuan pendidikan menjadikan ketelitian sebagai budaya kerja dalam setiap tahapan penerbitan ijazah. Menurutnya, ijazah bukan sekadar dokumen kelulusan, tetapi bukti sah hasil pendidikan yang akan digunakan murid untuk melanjutkan jenjang pendidikan maupun memenuhi berbagai kebutuhan administrasi di masa mendatang.(Ir).



