KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

KPRI Tulus Kemenag Kebumen Luncurkan Tabungan Suka Suka, Hj. Rosidah Catat Setoran Awal Tertinggi Rp50 Juta

Kebumen – Humas – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Tulus Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen resmi meluncurkan Tabungan Suka Suka, Selasa (4/8/2026) di Aula KPRI Tulus. Inovasi ini menjadi langkah baru dalam memperkuat budaya menabung sekaligus membantu anggota mengelola keuangan secara lebih terencana dan fleksibel.

Peluncuran ditandai dengan penyerahan buku tabungan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen sekaligus Penasihat KPRI Tulus, H. Anif Solikhin, kepada Pengawas KPRI Tulus yang juga Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Salim Wazdy. Acara turut diikuti anggota secara luring dan daring melalui Zoom Meeting sehingga seluruh anggota dapat menyaksikan proses launching.

Ketua KPRI Tulus, Taukhid Alamsyah, menjelaskan bahwa Tabungan Suka Suka merupakan layanan simpanan dengan sistem pengelolaan modern layaknya perbankan. Program ini menjadi inovasi pertama di lingkungan KPRI Kabupaten Kebumen dan diharapkan mampu meningkatkan tata kelola administrasi koperasi secara lebih tertib, transparan, dan terintegrasi.

Menurutnya, sistem baru tersebut memudahkan pengurus dalam menyajikan laporan keuangan secara cepat dan akurat. Selain itu, anggota akan memperoleh jasa simpanan sebesar 2 persen per tahun dari total saldo tabungan.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, menegaskan bahwa koperasi hadir untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Karena itu, setiap inovasi harus memberikan manfaat nyata sekaligus membangun kemandirian finansial.

“Insyaallah tabungan ini aman karena dana dikelola untuk kepentingan anggota. Anggota dapat menabung kapan saja dan menarik tabungannya sewaktu-waktu sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Karenanya, Anif mengajak seluruh anggota membiasakan diri mengelola keuangan secara terencana. Menurutnya, kebiasaan menabung menjadi bekal penting untuk memenuhi kebutuhan masa depan.

“Menabung harus direncanakan, begitu juga ketika akan berutang. Rencanakan pemasukan dan pengeluaran dengan bijak. Mari dukung program koperasi karena manfaatnya akan kembali kepada seluruh anggota,” pesannya.

Ia menambahkan, Tabungan Suka Suka bukan sekadar tempat menyimpan dana, tetapi juga sarana melatih disiplin dalam mengatur keuangan. Dengan memiliki tabungan, anggota akan lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan mendesak maupun merencanakan tujuan keuangan jangka panjang.

Peluncuran program semakin semarak dengan lelang setoran awal tabungan. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada anggota pertama yang menunjukkan komitmen menabung sejak hari peluncuran. KPRI Tulus menyiapkan berbagai hadiah, seperti kompor gas, kipas angin, dan barang elektronik lainnya bagi delapan anggota dengan setoran awal terbaik.

Pada kesempatan tersebut, Hj. Rosidah menjadi penyetor awal terbesar dengan nilai tabungan Rp50 juta. Posisi kedua diraih H. Sulkhani dengan setoran Rp21 juta, sedangkan Evi Faoziana menempati peringkat ketiga dengan nilai tabungan awal Rp20 juta.

Melalui inovasi ini, KPRI Tulus berharap semakin banyak anggota membangun kebiasaan menabung, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, serta menjadikan koperasi sebagai mitra terpercaya dalam perencanaan keuangan.

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen