Rasulullah SAW bersabda: “Ingatlah, dan sesungguhnya di dalam hati itu terdapat segumpal darah. Jika ia baik, baik (pula) seluruh tubuh. Dan bila ia rusak, rusak pula seluruh tubuh. Ketahuilah, ia adalah hati.”. Hadis ini diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim (Muttafaqun Alaih).
Qolbu atau hati menjadi sangat vital bagi setiap insan, untuk itu kita harus mengenali kondisi hati sendiri dalam kondisi yang seperti apa, apakah hati kita dalam kondisi 1) hati yang mati ( qolbun mayyitun) yakni kondisi yang tidak bisa lagi menerima kebenaran oleh siapapun. 2) hati yang sakit ( qolbun maridlun), ini bisa disebabkan karena kesombongan, harta, jabatan, ilmu atau status sosial, 3) hati yang lalai ( qolbun ghofilun) ini sangat bahaya karena hati yang seperti ini yang bersangkutan tahu hukum dan aturan tetapi berani melanggar, 4) hati sehat ( qolbun sihatun / qolbun salim) yakni hati yang senantiasa mudah menerima hidayah dari Alloh SWT dan mau menerima kebenaran yang disampaikan oleh siapapun tanpa memandang status siapa yang menyampaikan.
Semoga hidayah taufiq dan mau’nah senantiasa mengantarkan hati kita selalu sehat
A.Cholid Fikri (PAIF KUA Sruweng)
Kultum 10 November 25

