Kebumen – Humas – Semangat kompetisi dan kreativitas mewarnai Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Minggu 5 April 2026. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, secara resmi membuka Lomba Olimpiade Matematika dan kreativitas anak tingkat PAUD/RA hingga MI.
Kegiatan yang diinisiasi Law Firm Banyu Emas and Partners ini mengusung tema “Warna-Warni Kreativitas Anak Berprestasi Menuju Indonesia Emas”. Sekitar 130 peserta ambil bagian dalam ajang tersebut.
Beragam cabang lomba digelar, mulai dari olimpiade matematika, mewarnai, hafalan surat pendek, hingga menggambar dan story telling. Seluruh rangkaian dirancang untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus kreativitas peserta sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Anif Solikhin menegaskan pentingnya pembinaan karakter anak melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Karakter tidak terbentuk secara instan. Semua berawal dari hal kecil yang terus dilatih. Kegiatan seperti ini menjadi ruang awal untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, serta rasa percaya diri anak,” ujarnya.
Ia juga menilai lomba yang variatif memberi ruang eksplorasi potensi secara menyeluruh. Tidak hanya kecerdasan akademik, tetapi juga aspek seni, spiritual, dan komunikasi ikut berkembang.
Menurutnya, pendidikan masa depan membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh dan adaptif.
“Anak-anak perlu dibiasakan tampil, berkompetisi sehat, serta berani mengekspresikan diri. Ini bekal penting menuju generasi Indonesia Emas,” tambahnya.
Ketua panitia, Teguh Iman Kurniawan, menyampaikan kegiatan ini bertujuan membangun keberanian anak sekaligus memfasilitasi bakat yang beragam. Panitia menyediakan trofi, piagam, medali, serta uang pembinaan bagi para juara. Doorprize juga disiapkan untuk menambah antusiasme peserta.
Ia turut mengapresiasi dukungan Kementerian Agama Kabupaten Kebumen atas fasilitasi tempat dan sinergi yang terjalin sehingga kegiatan berjalan lancar.
Atmosfer kegiatan berlangsung meriah sekaligus edukatif. Orang tua dan guru tampak antusias mendampingi peserta. Interaksi hangat antar peserta mencerminkan semangat kompetisi sehat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Ir).


