ebumen – Humas – Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme sekaligus mengenang perjuangan ulama, kiai, dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nilai-nilai perjuangan tersebut terus ditanamkan kepada generasi muda melalui kegiatan pendidikan di madrasah, salah satunya melalui upacara peringatan Hari Santri Nasional di MTsN 8 Kebumen, Kamis (22/10/2026).
Upacara yang berlangsung di halaman MTsN 8 Kebumen tersebut diikuti seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX, serta guru dan tenaga kependidikan. Bertindak sebagai pembina upacara, Tibyan, S.Pd., mengajak seluruh peserta untuk memaknai Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap tanah air dan meneladani perjuangan para pendahulu bangsa.
Dalam amanatnya, Tibyan menegaskan bahwa peringatan Hari Santri merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para ulama, kiai, dan santri yang turut berjuang demi kemerdekaan Indonesia.
“Upacara peringatan Hari Santri ini sebagai bentuk untuk menghormati dan menghargai para ulama, kiai, dan para santri yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta upacara untuk menghargai pengorbanan para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara. Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar kemerdekaan dapat diisi dengan sikap cinta tanah air, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai warga negara.
Bagi murid madrasah, meneladani perjuangan ulama dan santri dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti belajar dengan tekun, menjaga persatuan, menghormati sesama, serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, MTsN 8 Kebumen berupaya memperkuat karakter murid agar tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan akhlak mulia, tetapi juga berjiwa nasionalis serta menghargai sejarah perjuangan bangsa.
Peringatan Hari Santri Nasional di lingkungan madrasah menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai keislaman dan kebangsaan secara beriringan. Dengan memahami peran ulama, kiai, dan santri dalam perjalanan sejarah Indonesia, generasi muda diharapkan mampu melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui prestasi, pengabdian, dan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

