Kebumen – Humas – TPQ At Tarbiyah MIN 2 Kebumen terus memantapkan persiapan menuju Khotmil Qur’an wal Kutub ke-IX. Salah satu langkah dilakukan melalui kegiatan Tazmi’ Juz 30 sebagai sarana untuk menguji sekaligus menguatkan hafalan Al-Qur’an para santri, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan khidmat. Tazmi’ menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para santri agar lebih percaya diri serta siap mengikuti rangkaian Khotmil Qur’an wal Kutub ke-IX.
Tidak hanya menjadi persiapan menuju kegiatan tersebut, Tazmi’ Juz 30 juga masuk dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum ini dimanfaatkan untuk menumbuhkan kecintaan santri kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan semangat membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Sebanyak 71 santri mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 24 santri kelas Al-Qur’an, 34 santri kelas Tahfidz, dan 13 santri kelas Diniyah.
Para santri mendapat pendampingan dari ustaz dan ustazah. Sejumlah wali santri juga hadir memberikan dukungan kepada putra-putri mereka selama kegiatan berlangsung.
Kebersamaan antara santri, pendidik, dan wali santri menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya membentuk generasi Qur’ani, berakhlak mulia, disiplin, serta mencintai ilmu agama.
Kepala MIN 2 Kebumen, Imam Muzaki, M.Pd., menyampaikan bahwa Tazmi’ tidak hanya berfungsi sebagai persiapan menuju Khotmil Qur’an wal Kutub ke-IX. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.
“Tazmi’ ini bukan sekadar persiapan menuju Khotmil Qur’an wal Kutub. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an serta membiasakan mereka untuk terus belajar dan menjaga hafalannya,” ujar Imam Muzaki.
Ia berharap seluruh santri dapat mengikuti setiap proses dengan sungguh-sungguh. Dengan persiapan matang, Khotmil Qur’an wal Kutub ke-IX diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan pengalaman spiritual dan pendidikan bermakna bagi para peserta.
Senada dengan itu, Kepala TPQ At Tarbiyah MIN 2 Kebumen, Hamim Mustolih, menjelaskan bahwa Tazmi’ Juz 30 merupakan bagian dari ikhtiar untuk mengetahui kesiapan hafalan para santri sebelum mengikuti Khotmil Qur’an wal Kutub ke-IX.
“Melalui Tazmi’, kami ingin mengetahui sejauh mana kesiapan anak-anak sekaligus memberi motivasi agar mereka semakin semangat menjaga hafalan. Dukungan dari para wali santri tentu menjadi kekuatan tersendiri bagi anak-anak untuk terus istiqamah belajar Al-Qur’an,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak-anak. Pembiasaan belajar dan menghafal Al-Qur’an perlu mendapat dukungan, baik di lingkungan pendidikan maupun di rumah.
Tazmi’ Juz 30 menjadi salah satu tahap untuk memantapkan kesiapan santri sebelum tampil dalam Khotmil Qur’an wal Kutub ke-IX. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan semakin lancar dalam hafalan, lebih percaya diri, serta memiliki semangat kuat untuk terus mendalami Al-Qur’an dan ilmu agama.
Rangkaian kegiatan juga menjadi bagian dari upaya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menghadirkan kegiatan pendidikan bernuansa keagamaan. Semangat mencintai Rasulullah SAW diharapkan dapat diwujudkan melalui kecintaan terhadap Al-Qur’an serta penerapan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan persiapan tersebut, TPQ At Tarbiyah MIN 2 Kebumen berharap pelaksanaan Khotmil Qur’an wal Kutub ke-IX dapat berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat. Lebih dari sekadar menampilkan capaian hafalan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi para santri untuk terus menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam membentuk karakter serta menjalani kehidupan.(Humas MIN 2 Kebumen).


