Kebumen – Humas – Wakil Bupati Kebumen, H. Zaeni Miftah, meminta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen yang baru, H. Anif Solikhin, untuk memberikan kinerja terbaiknya bagi tanah kelahirannya. Harapan tersebut disampaikan Wabup saat memberikan sambutan pada acara Pisah Sambut Kepala Kemenag Kebumen dari H. Sukarno kepada H. Anif Solikhin di Aula Kemenag Kebumen, Selasa 9 Desembr 2025.
Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Kabupaten Kebumen, khususnya dalam mengatasi problem sosial yang saat ini banyak terjadi di kalangan pelajar.
“Kita menghadapi tantangan besar, terutama pada anak-anak usia sekolah. Peredaran obat-obatan terlarang dan harganya sangat murah. Dengan uang jajan saja mereka bisa membeli barang berbahaya itu,” ungkap Zaeni Miftah.
Ia mengungkapkan, hasil sampling di salah satu SMP di Kebumen menunjukkan adanya 10 siswa yang positif menggunakan obat-obatan terlarang. Menurutnya, kondisi ini merupakan alarm bahaya bagi masa depan generasi muda Kebumen.
“Tentu ini membutuhkan kerja keras semua pihak, termasuk Kementerian Agama. Kemenag memiliki struktur sampai ke tingkat desa melalui penyuluh dan KUA. Ini harus dioptimalkan untuk kampanye gerakan anti-narkoba dan penguatan pendidikan karakter,” tegasnya.
Selain persoalan narkotika, Wabup juga menyoroti meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kebumen, yang ia sebut sebagai fenomena gunung es dan berpotensi menjadi masalah sosial besar jika tidak ditangani secara serius.
Anif Solikhin Siap Bersinergi
Sementara itu, Kepala Kemenag Kebumen yang baru, H. Anif Solikhin, menyampaikan kesiapan untuk bersinergi dengan seluruh pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Ia menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi demi meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pendidikan di Kebumen.
“Mohon dukungan dari seluruh pihak agar kami dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kebumen,” tambahnya.
Acara pisah sambut berlangsung hangat dan dihadiri para pejabat terkait, pimpinan ormas keagamaan, Kepala KUA, penyuluh agama, serta tamu undangan lainnya

