Kebumen – Humas – Sebanyak 150 peserta dari 28 MTs dan SMP di Kabupaten Kebumen mengikuti BASWARA 1.0 2026 di GOR Bumidirjo MAN 3 Kebumen, Rabu (21/10/2026). Ajang dalam rangka Semarak Bulan Bahasa ini menghadirkan lima cabang lomba untuk mengasah kemampuan berbahasa, kreativitas, serta keberanian murid tampil di hadapan publik.
BASWARA merupakan akronim dari Bersuara dalam Bahasa, Berkarya untuk Madrasah dan Bangsa. Kompetisi tingkat Kabupaten Kebumen ini mempertandingkan Pidato Bahasa Arab, English Storytelling, Baca Puisi, Maca Geguritan, dan Menyanyi Solo. Ragam perlombaan tersebut memberi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan berbahasa sekaligus mengekspresikan bakat melalui seni dan sastra.
Kepala MAN 3 Kebumen, Hj. Lutfah Iin Setyorini, mengatakan BASWARA 1.0 menjadi bagian dari program kerja madrasah untuk mengembangkan bakat, minat, dan potensi murid, khususnya dalam bidang bahasa dan seni. Ia berharap kompetisi ini dapat menjadi agenda tahunan sekaligus ruang pembinaan bagi generasi muda agar semakin percaya diri dalam berkarya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan bakat, minat, dan potensi mereka. Kami berharap BASWARA dapat menjadi agenda tahunan MAN 3 Kebumen,” ujarnya.
Iin sapaan akrab Kepala MAN 3 Kebumen menjelaskan, BASWARA dirancang bukan sekadar sebagai ajang perlombaan, melainkan juga sebagai sarana bagi murid untuk memperoleh pengalaman, mengukur kemampuan, dan menunjukkan hasil latihan. Pihaknya berencana mendaftarkan kompetisi tersebut ke Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) agar penyelenggaraannya dapat terus berkembang.
Dalam sambutannya, Lutfah mengibaratkan peserta lomba seperti pensil. Sebelum digunakan untuk menghasilkan tulisan, pensil perlu diraut terlebih dahulu. Menurutnya, proses tersebut menggambarkan pentingnya latihan, persiapan, dan kemauan menghadapi tantangan untuk meningkatkan kemampuan diri. Ia juga membuka ruang evaluasi agar pelaksanaan BASWARA pada tahun berikutnya semakin baik dan menjangkau lebih banyak peserta.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, mengapresiasi penyelenggaraan BASWARA sebagai langkah nyata madrasah dalam membangun budaya berbahasa sekaligus mendorong pengembangan potensi murid. Ia menilai keberagaman cabang lomba memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan kemampuan bahasa Indonesia, bahasa asing, dan bahasa daerah.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Lomba ini bukan hanya untuk mengasah bakat dan minat, tetapi juga menguji mental dan keberanian anak-anak untuk tampil di hadapan orang lain,” pesan Anif kepada para peserta.
Anif juga mendorong peserta mengikuti setiap perlombaan dengan sungguh-sungguh dan menampilkan kemampuan terbaik. Menurutnya, kompetisi merupakan kesempatan untuk belajar, mengenali kelebihan dan kekurangan diri, serta membangun mental agar lebih siap menghadapi tantangan pada masa mendatang.
Ia berharap kegiatan semacam ini terus dikembangkan oleh madrasah dan sekolah sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda berprestasi, kreatif, dan percaya diri. Kemampuan berbahasa, lanjutnya, perlu diimbangi dengan keberanian menyampaikan gagasan serta kecintaan terhadap kekayaan bahasa dan budaya Indonesia.
Melalui BASWARA 1.0 2026, MAN 3 Kebumen berupaya menjadikan Semarak Bulan Bahasa lebih dari sekadar perayaan tahunan. Ajang ini diharapkan tumbuh menjadi ruang pengembangan talenta, penguatan literasi, dan pelestarian bahasa daerah sekaligus mendorong murid berkarya bagi madrasah dan bangsa.(Mad).


