Kebumen – Humas – Pesan tegas untuk menjauhi budaya rebahan dan menjaga akhlak menjadi sorotan dalam Haflah Akhirussanah Angkatan ke-29 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kebumen, Rabu 6 Mei 2026. Momentum pelepasan 437 murid kelas XII itu berlangsung khidmat di Aula Universitas Muhammadiyah Gombong.
Di hadapan ratusan murid, guru, serta orang tua, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen melalui Salim Wazdy mengingatkan pentingnya disiplin dan kesungguhan dalam meraih masa depan. Ia menilai generasi muda perlu menjauhi kebiasaan malas dan terlalu larut dalam hubungan asmara apabila ingin sukses.
“Ada hal-hal yang sering menjadi penghambat belajar, seperti terlalu larut dalam hubungan pacaran dan kebiasaan rebahan. Tinggalkan itu jika ingin sukses,” tegasnya.
Pesan tersebut langsung mendapat perhatian para peserta kegiatan. Menurut Salim, keberhasilan tidak cukup ditopang kecerdasan akademik semata, tetapi juga memerlukan karakter kuat, etika, dan semangat belajar tinggi.
Ia menambahkan, lulusan madrasah harus mampu menjaga moralitas di tengah perkembangan zaman serta menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan saat para murid berpamitan dengan guru setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di MAN 4 Kebumen. Sebanyak 437 murid resmi dinyatakan lulus dan siap melanjutkan perjalanan menuju perguruan tinggi maupun dunia kerja.
Kepala MAN 4 Kebumen, Sugeng Warjoko, menegaskan bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan hidup.
“Madrasah tidak hanya mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan karakter kuat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan keterampilan, MAN 4 Kebumen menghadirkan berbagai program praktik, termasuk pembelajaran bengkel. Program tersebut dirancang agar siswa memiliki bekal menghadapi tantangan kehidupan di masyarakat.
Sugeng juga berpesan agar para lulusan terus menjaga hubungan baik dengan guru dan memegang teguh nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
“Pegang karakter pantang menyerah, jaga nama baik almamater MAN 4 Kebumen, dan tunjukkan hal-hal positif di tengah masyarakat,” pesannya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga ibadah, terutama salat, sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan selepas lulus dari madrasah.
Haflah Akhirussanah Angkatan ke-29 ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal langkah baru para lulusan menuju masa depan. Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan pendidikan karakter, lulusan MAN 4 Kebumen diharapkan mampu menjadi generasi berprestasi, mandiri, serta berakhlak mulia.(Mad).

