Kebumen – Humas – Pendidikan di Kabupaten Kebumen diarahkan tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan konsolidasi dan silaturahmi penyelenggara pendidikan yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen di Hotel Mexolie Kebumen, Rabu Rabu 25 Maret 2026.
Hadir dalam forum tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Anif Solikhin, Kepala Disdikpora Agus Sunaryo, jajaran pejabat, serta perwakilan Dewan Pendidikan.
Kepala Disdikpora, Agus Sunaryo, menegaskan pendidikan perlu berjalan seimbang. Ia mengingatkan capaian nilai bukan satu-satunya ukuran keberhasilan.
“Pendidikan tidak cukup berfokus pada ranking. Pembentukan mental dan karakter siswa juga harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tercermin dari lahirnya generasi berkarakter kuat sekaligus memiliki pengetahuan luas.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Anif Solikhin menekankan pentingnya penguatan nilai moral. Ia menyebut pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif.
“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi cerdas sekaligus berintegritas. Nilai moral dan akhlak menjadi fondasi utama,” ungkapnya.
Ia menambahkan pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian serta menanamkan karakter pada peserta didik.
Kegiatan ini mengusung tema “Sinergitas Penyelenggaraan Pendidikan Daerah, Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Rangkaian acara diawali dengan ikrar Halalbihalal yang dipandu Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Budi Santoso. Ikrar diterima langsung oleh Kepala Disdikpora sebagai simbol saling memaafkan usai Idulfitri 1447 Hijriah.
Suasana hangat tampak saat peserta saling bersalaman. Momentum ini diharapkan memperkuat kebersamaan sekaligus menjadi dasar kolaborasi lintas sektor.
Dalam kesempatan tersebut, Anif Solikhin juga menegaskan bahwa menjaga silaturahmi antarlembaga adalah hal yang sangat penting. Ia menilai komunikasi yang baik akan memperkuat sinergi dalam pelayanan pendidikan.
“Silaturahmi bukan sekadar tradisi. Ini menjadi kunci memperkuat sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan semakin solid. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu mendorong terwujudnya pendidikan bermutu dan merata di Kabupaten Kebumen.(Mad).


