Kebumen – Humas – Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Madrasah Tahun 2025–2029 harus dilakukan dengan cermat, terukur, berbasis data, dan sesuai pedoman Kementerian Agama. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Sukarno, saat membuka secara resmi kegiatan Pendampingan Penyusunan Renstra Madrasah 2025–2029 pada Senin 17 November 2025 di Aula setempat.
Dalam sambutannya H. Sukarno menyampaikan bahwa Renstra bukan sekadar dokumen administratif, tetapi arah strategis bagi madrasah untuk lima tahun ke depan. Karena itu, ia meminta agar penyusunannya harus dilakukan dengan cermat, terukur dan berbasis data.
H. Sukarno juga menegaskan bahwa seluruh madrasah wajib menyesuaikan penyusunan Renstra dengan regulasi terbaru, termasuk sistematika berdasarkan KMA Nomor 1100 Tahun 2024 tentang pedoman Renstra Satuan Kerja.
“Penyusunan target kinerja harus realistis, terukur, dan memperhatikan capaian periode sebelumnya,” pesannya.
Lebih lanjut H. Sukarno menekankan agar madrasah memiliki visi dan arah kebijakan yang sejalan dengan visi besar Kementerian Agama. Dengan demikian, menurutnya setiap langkah yang diambil dapat memberi manfaat nyata bagi peserta didik dan masyarakat.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pendampingan teknis yang dipimpin langsung oleh Kasubbag TU Kemenag Kebumen, H. Salim Wazdy.
Dijelaskan Salim, pendampingan ini lakukan agar penyusunan Renstra di setiap madrasah tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi benar-benar menjadi panduan kerja yang dapat dilaksanakan dan dievaluasi.
Ia juga menjelaskan bahwa Renstra harus memuat visi–misi madrasah, sasaran, indikator kinerja, hingga kerangka pendanaan yang disusun secara runtut dan berdasarkan data yang valid. Ia juga menegaskan pentingnya cascading Renstra dari tingkat kementerian hingga satuan pendidikan.
“Silakan manfaatkan sesi pendampingan ini untuk bertanya dan memastikan setiap bagian Renstra tersusun dengan benar. Kita ingin madrasah di Kebumen menjadi lebih tertata, terarah, dan semakin maju,” ujarnya.



