Kebumen – Humas – Rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kebumen ditutup dengan Mujahadah Asmaul Husna. Kegiatan berlangsung khidmat di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Rabu malam 7 Januari 2026.
Mujahadah dipimpin Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kebumen, H. Fahrudin. Kegiatan diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Anif Solikhin Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, seluruh ASN Kemenag Kebumen, kepala madrasah negeri, kepala KUA, serta para penyuluh agama.
Dalam suasana reflektif, peserta melantunkan sekaligus menghayati Asmaul Husna. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa serta memohon keberkahan dan perlindungan pada masa mendatang dalam menjalankan tugas di Kementerian Agama. Momentum ini juga menjadi ruang perenungan atas perjalanan panjang Kementerian Agama memasuki usia ke-80 tahun. Selama delapan dekade, Kemenag konsisten menghadirkan pengabdian bagi umat lintas agama melalui layanan keagamaan, pendidikan, serta pembinaan kehidupan beragama.
Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Anif Solikhin mengingatkan bahwa Kementerian Agama adalah Kementerian untuk seluruh umat, bukan hanya umat Islam. Semangat melayani harus menjadi fondasi utama dalam menjaga kerukunan, memperkuat sinergi, serta menghadirkan keadilan layanan keagamaan.
H. Anif menyampaikan bahwa malam mujahadah tidak hanya menjadi penutup rangkaian Hari Amal Bakti ke-80, tetapi juga momentum evaluasi atas kontribusi Kementerian Agama bagi bangsa dan negara.
Dijelaskan, Kementerian Agama memikul tanggung jawab layanan keagamaan sejak manusia dilahirkan hingga akhir hayat. Layanan tersebut mencakup pendidikan keagamaan, bimbingan perkawinan, pembinaan kehidupan beragama, hingga pelayanan keagamaan pada fase akhir kehidupan. Seluruh tugas tersebut menuntut kehadiran Kementerian Agama secara konsisten, adil, serta berorientasi pada kemaslahatan umat lintas agama.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen juga menyampaikan refleksi pasca pemisahan urusan haji dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah. Menurutnya, perubahan tersebut tidak serta-merta meringankan beban tugas. Sebaliknya, Kementerian Agama dituntut meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan umat, terutama melalui penguatan layanan ke pesantren serta lembaga pendidikan keagamaan.
“Semangat melayani umat harus terus dijaga. Dengan umat rukun dan sinergi, insyaallah Indonesia damai dan maju. Sehingga Kementerian Agama semakin bermakna,” ujar Anif.
Pada malam yang sama, Kemenag Kebumen menyerahkan Surat Keputusan Izin Operasional kepada delapan lembaga pendidikan keagamaan. Penyerahan ini sebagai salah satu wujud komitmen Kementerian Agama dalam mendukung legalitas dan penguatan kelembagaan pendidikan Islam di Kebumen.
Daftar Lembaga Penerima SK Izin Operasional yakni:
- PP Tahfidzul Qur’an Al Bayan
Komp. Makam Syekh Maulana Yusuf, Desa Bojongsari, Kecamatan Alian - PP Daar Al Furqon
Jl. Merdeka No. 197, Kauman, Kecamatan Kebumen - PP Modern Muhammadiyah Diponegoro Brangkal
Jl. Ampel No. 444, Brangkal Klopogodo, Kecamatan Gombong - PP Modern Muhammadiyah Al Kautsar Sruweng
Jl. Simpang 5 Kebanaran Km 3, Sidoharjo, Kecamatan Sruweng - PP Sabilunnajah Tanggeran
Dukuh Ngabean RT 02 RW 05, Tanggeran, Kecamatan Sruweng - PP AmanahQU
Dukuh Rujakbeling RT 02 RW 05, Desa Semondo, Kecamatan Gombong - PP Mujahidin Muhammadiyah Kalitengah
Jl. Bendungan RT 02 RW 07, Kalitengah, Kecamatan Gombong - MDT Al Furqon
Jl. Merdeka No. 197, Kauman, Kecamatan Kebumen

