Kebumen – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen melalui MTsN 8 Kebumen terus mendorong penguatan karakter dan pendidikan demokrasi bagi murid. Salah satunya melalui kegiatan Pendidikan Pemilih bertajuk Bekal Demokrasi untuk Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang digelar di GSG Prestasi MTsN 8 Kebumen, Senin (26/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dzakiatul Banat, S.E., M.Pd., M.M., beserta anggota KPU. Seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX mengikuti kegiatan tersebut bersama kepala madrasah, wakil kepala madrasah, serta pembina kesiswaan.
Kepala MTsN 8 Kebumen, Dr. Sidik Wibowo Akhmad, S.Pd., M.Ag., menyampaikan bahwa pendidikan pemilih menjadi kesempatan bagi murid untuk memahami proses demokrasi sekaligus mengenali nilai-nilai yang perlu dimiliki seorang pemimpin. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan mampu menentukan pilihan secara bijaksana dengan mempertimbangkan kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab.
Ia juga menegaskan bahwa kesempatan menjadi pemimpin terbuka bagi laki-laki maupun perempuan.
“Kesetaraan gender laki-laki dan perempuan mempunyai hak yang sama untuk menjadi pemimpin,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Dzakiatul Banat menjelaskan prinsip-prinsip dasar demokrasi, mulai dari memahami makna demokrasi, mengenali calon pemimpin, menentukan pilihan secara mandiri, hingga menghormati hasil pemilihan.
Menurutnya, pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS bukan sekadar agenda rutin organisasi siswa. Kegiatan tersebut merupakan sarana pembelajaran demokrasi secara langsung agar murid terbiasa menggunakan hak pilih dengan bertanggung jawab dan menghargai perbedaan pendapat.
Untuk membekali murid menjadi pemilih cerdas, ia memperkenalkan prinsip 3T, yaitu Tahu, Teliti, Tentukan. Melalui prinsip ini, murid diajak untuk mengetahui informasi tentang calon, meneliti dan mencermati pilihan dengan saksama, kemudian menentukan pilihan secara mandiri berdasarkan pertimbangan yang matang.
“Pilih dengan cerdas, gunakan suara dengan jujur, hormati hasilnya,” pesannya.
Dzakiatul juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan tidak seharusnya menjadi alasan untuk bermusuhan. Sebaliknya, perbedaan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu disikapi dengan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi kebersamaan.
Melalui kegiatan pendidikan pemilih ini, MTsN 8 Kebumen berupaya menghadirkan pembelajaran demokrasi yang tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan madrasah. Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS diharapkan menjadi pengalaman bagi murid untuk belajar menentukan pilihan, menerima hasil keputusan bersama, serta menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas madrasah.
Upaya tersebut sejalan dengan penguatan pendidikan karakter di madrasah yang menempatkan kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, dan sikap saling menghargai sebagai nilai penting dalam membentuk generasi yang berintegritas.
Dengan bekal pendidikan pemilih sejak dini, murid MTsN 8 Kebumen diharapkan tidak hanya mampu berpartisipasi dalam pemilihan pemimpin OSIS, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memahami makna demokrasi dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Tim Humas MTsN 8 Kebumen


