KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN KEBUMEN

Masuk 40 Besar dari 872 Koperasi, KPRI Tulus Kemenag Kebumen Dinilai Sangat Sehat

Kebumen – Humas –Koperasi Konsumen KPRI Tulus Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen dinilai sebagai koperasi dengan kondisi sangat sehat. Dari total 872 koperasi binaan di Kabupaten Kebumen, KPRI Tulus berhasil menembus 40 besar koperasi terbaik, sebuah capaian yang mencerminkan kinerja pengelolaan berjalan optimal.

Pengakuan tersebut disampaikan Supriyatin, mewakili Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag KUKM) Kabupaten Kebumen dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025, Rabu 28 Januari 2026. RAT dilaksanakan di aula setempat dan dihadiri para pengurus, anggota, serta pemangku kepentingan sebagai forum evaluasi kinerja sekaligus penetapan arah kebijakan koperasi.

Dijelaskan Supriyatin, capaian 40 besar merupakan prestasi istimewa. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kinerja pengurus dan pengawas berjalan efektif. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pengelola koperasi melalui uji kompetensi secara berkelanjutan.

Ketua KPRI Tulus Kemenag Kebumen, Taukhid Alamsyah, mengapresiasi partisipasi aktif seluruh anggota. Ia menegaskan komitmen pengurus dalam memperkuat tata kelola agar koperasi terus adaptif dan profesional.

“KPRI Tulus terus berbenah, meningkatkan kualitas pengelolaan, serta memperluas layanan demi kepentingan anggota,” ujarnya.

Ketua Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Kebumen, Daryadi, turut menyampaikan apresiasi. Ia menilai pelaksanaan RAT tepat waktu mencerminkan manajemen koperasi berjalan tertib. Pengelolaan usaha KPRI Tulus juga dinilai stabil serta layak menjadi rujukan koperasi lain di Kebumen.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen mengajak anggota lebih aktif memanfaatkan layanan koperasi, khususnya simpan pinjam. Layanan tersebut dinilai memiliki daya saing tinggi dibandingkan lembaga keuangan konvensional dengan sistem pengamanan risiko terukur.

Ia juga memaparkan indikator koperasi sehat meliputi likuiditas, solvabilitas, serta rentabilitas, masing-masing minimal mencapai 100 persen. “KPRI Tulus konsisten berada di atas angka tersebut. Kondisi ini menunjukkan koperasi sangat sehat,” tegasnya.

Melalui RAT Tutup Buku 2025, Kemenag Kebumen berharap semangat kebersamaan dan tanggung jawab anggota semakin menguat. KPRI Tulus diharapkan terus tumbuh sebagai koperasi tangguh, sehat, dan berdaya saing tinggi demi peningkatan kesejahteraan seluruh anggota. (Mad).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen