Kebumen – Humas – Kepedulian madrasah terhadap masyarakat terdampak kekeringan diwujudkan MAN 1 Kebumen melalui program MANSA Peduli. Tim Kelompok Kajian Islam (KKI) menyalurkan sedekah air bersih ke tiga desa, yakni Desa Karangpule, Kecamatan Sruweng; Desa Kalibening, Kecamatan Karanggayam; dan Desa Banioro, Kecamatan Karangsambung, Sabtu (26/9/2026).
Sebanyak dua tangki air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang mengalami keterbatasan air akibat musim kemarau. Bantuan mendapat sambutan antusias karena langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat.
Kepala MAN 1 Kebumen, H. Muhiban mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk bantuan, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi murid.
“Sedekah Air Bersih ini tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan fisik berupa air bersih, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembentukan karakter agar murid memiliki empati, jiwa berbagi, serta kepedulian terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Aksi tersebut sejalan dengan pesan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, agar madrasah tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Nilai keislaman, menurut semangat tersebut, perlu diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, dan aksi sosial.
Melalui Sedekah Air Bersih, MAN 1 Kebumen sekaligus menanamkan nilai kepedulian kepada murid melalui pengalaman langsung. Madrasah diharapkan terus menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
Bagi warga penerima, bantuan air bersih menjadi dukungan di tengah terbatasnya ketersediaan air selama musim kemarau. Bagi madrasah, kegiatan ini menjadi wujud pendidikan yang tidak hanya membentuk murid berprestasi, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama. (Es)

