KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KEBUMEN

Kemenag Kebumen Matangkan Persiapan Pentasyarufan PEU Tahap IV 2025, Tekankan Pendampingan Berkelanjutan

Kebumen – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen terus memperkuat peran dalam pemberdayaan ekonomi umat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Persiapan Pentasyarufan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA dan Madrasah Tahap IV Tahun 2025, dirangkaikan dengan laporan pendampingan PEU Tahap I, II, dan III. Kegiatan berlangsung di Aula Mabin Kemenag Kebumen, Selasa 17 Desember 2025.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal memastikan kesiapan pentasyarufan bantuan PEU bagi pelaku usaha baru maupun pengembangan usaha. Program PEU diposisikan sebagai ikhtiar strategis Kemenag dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis zakat dan wakaf.

Kegiatan dibuka oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kebumen, Fahrudin. Ia memaparkan capaian pelaksanaan PEU pada tahap sebelumnya. Disampaikan, sebagian besar penerima manfaat menunjukkan perkembangan usaha secara positif, namun, satu pelaku usaha dinyatakan tidak berhasil dan menjadi bahan evaluasi bersama.

“Evaluasi ini penting agar pendampingan ke depan lebih tepat, terukur, dan mampu menekan potensi kegagalan,” ujarnya.

Kepala Kankemenag Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, menegaskan PEU tidak boleh dimaknai sekadar bantuan modal atau pelatihan teknis. Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar usaha benar-benar tumbuh.

“PEU bukan hanya memberi modal dan bukan pula sekadar pelatihan teknis. Harus ada pendampingan berkelanjutan untuk mensupport, memberi semangat, dan mengawal proses usaha sampai hasilnya nyata. Target akhirnya kemandirian pelaku usaha,” tegas Anif.

Dari unsur eksternal, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Kabupaten Kebumen, Hartono, mendorong penguatan koordinasi antara ASN Kemenag dan Baznas, terutama dalam validasi serta sinkronisasi data penerima zakat.

“Koordinasi data menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan berdampak luas,” kata Hartono.

Ia juga berharap PEU memberi kontribusi nyata bagi pengentasan kemiskinan. “Kami berharap Kebumen perlahan bisa keluar dari peringkat bawah daerah termiskin di Jawa Tengah,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi teknis antara Penyelenggara Zakat dan Wakaf bersama perwakilan KUA serta madrasah negeri. Pembahasan difokuskan pada pemutakhiran data calon penerima PEU Tahap IV Tahun 2025.

Melalui perencanaan matang dan koordinasi lintas sektor, Kemenag Kebumen menargetkan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat semakin tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Mad).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
ℹ️
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen