Kebumen – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen mengirimkan dua regu terbaik untuk mengikuti Jambore Madrasah (JAMMAD) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Menjelang keberangkatan, seluruh kontingen mengikuti Gladi Bersih dan Mujahadah di MTs Negeri 1 Kebumen, Rabu (29/7/2026), sebagai ikhtiar memantapkan kesiapan mental, spiritual, dan teknis sebelum berlaga di tingkat provinsi.
Kegiatan diawali dengan mujahadah dipimpin Slamet Riyanto Guru MTsN 1 Kebumen. Doa bersama dipanjatkan agar seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan, serta mampu menorehkan prestasi sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Kebumen.
Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKM MTs) Kabupaten Kebumen, Muhdir, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal melalui latihan intensif bersama para pembina dan pelatih pramuka.
Ia menjelaskan, kontingen Kabupaten Kebumen terdiri atas dua regu, masing-masing satu regu putra dan satu regu putri. Setiap regu beranggotakan 11 peserta serta didampingi lima pembina. Selama jambore, para peserta akan mengikuti berbagai perlombaan, di antaranya Lomba Cerdas Tangkas Pramuka, Pionering, Baris Berbaris Bertongkat, Pertolongan Pertama, Hasta Karya, Khitobah, Pentas Seni, Semaphore Dance, serta beragam keterampilan kepramukaan lainnya.
Muhdir optimistis seluruh kontingen mampu memberikan penampilan terbaik.
“Harapan kami, kontingen Kabupaten Kebumen dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih Juara Umum,” ujarnya.
Semangat serupa disampaikan perwakilan peserta, Akmal Javiar. Ia menegaskan tekad seluruh anggota kontingen untuk menjaga nama baik madrasah dan Kantoe Kementerian Agama Kabupaten Kebumen selama mengikuti jambore.
“Kami bertekad membawa nama baik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Karena itu, kami memohon doa dan dukungan agar cita-cita tersebut dapat terwujud,” katanya.
Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, memberikan pembinaan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta. Menurutnya, Jambore Madrasah bukan sekadar arena perlombaan, melainkan ruang pembelajaran untuk membentuk karakter, melatih kemandirian, memperkuat mental, dan memperluas persaudaraan antarsantri penggalang dari berbagai daerah.
Anif mengingatkan agar seluruh peserta menikmati setiap proses selama jambore tanpa terbebani target kemenangan semata. Baginya, akhlak, kedisiplinan, dan sportivitas merupakan nilai utama yang harus ditunjukkan setiap peserta.
“Di mana pun berada, adik-adik harus senang. Nikmati setiap prosesnya. Kalian akan berkompetisi, tetapi lakukan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Jangan hanya berorientasi menjadi juara, melainkan tunjukkan akhlak yang baik karena kalian membawa nama baik madrasah, Kabupaten Kebumen, dan Kementerian Agama,” pesannya.
Ia juga mengajak peserta menjadikan jambore sebagai kesempatan belajar, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring persahabatan dengan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Menurut Anif, pengalaman selama mengikuti jambore akan menjadi bekal berharga untuk membentuk generasi madrasah yang tangguh, mandiri, mampu bekerja sama, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Dengan latihan yang telah dijalani dan doa yang dipanjatkan bersama, Anif optimistis kontingen Kabupaten Kebumen mampu tampil maksimal pada Jambore Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 2–5 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Rama Shinta, Kompleks Candi Prambanan. Mengusung tema “Bersatu dalam Semangat Penggalang Berkarakter, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia,” jambore tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk generasi madrasah yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(Ir).



