Kebumen – Humas – Peringatan Nuzulul Qur’an berlangsung khidmat di Pendopo Kabumian, Jumat malam, 6 Maret 2026. Kegiatan dirangkai dengan tarkhim bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat sehingga menghadirkan suasana Ramadan yang penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Sebagai penceramah, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen K.H. Fatkhurrohman menyampaikan tausiah tentang sejarah turunnya Al-Qur’an serta hikmah besar di balik peristiwa tersebut. Ia menjelaskan Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan sebagai petunjuk hidup bagi manusia.
Fatkhurrohman mengutip firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 185 yang menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta pembeda antara kebenaran dan kebatilan.
“Ramadan menjadi bulan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup manusia sekaligus pembeda antara yang benar dan yang salah,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan adanya hubungan erat antara turunnya Al-Qur’an dengan kewajiban puasa Ramadan. Menurutnya, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi sarana pembinaan akhlak dan pengendalian diri.
“Puasa melatih manusia menahan dorongan yang bisa menjerumuskan pada perilaku buruk,” ujarnya.
Dalam tausiahnya, Fatkhurrohman menyebut ada tiga sumber utama munculnya akhlak tercela dalam diri manusia, yaitu syahwat, ghadab atau amarah, serta hawa nafsu. Ketiganya sering mendorong manusia melakukan perbuatan yang menyimpang dari nilai-nilai agama.
“Puasa melatih kita mengendalikan tiga sumber tersebut agar lahir akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an, tidak hanya melalui bacaan, tetapi juga dengan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan.
Menurutnya, Al-Qur’an seharusnya menjadi pedoman dalam sikap hidup, hubungan sosial, serta dalam mengambil keputusan.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Pendopo Kabumian tersebut juga dihadiri Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani, Wakil Bupati, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh organisasi Islam, serta masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen hadir melalui perwakilan, yakni Kasubbag TU Salim Wazdy.
Momentum Nuzulul Qur’an diharapkan mampu menguatkan semangat masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus membangun kehidupan yang lebih berakhlak, rukun, dan penuh kepedulian sosial di Kabupaten Kebumen.


