Kebumen – Humas – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen bersama Santri Gayeng Nusantara dan Baznas Kabupaten Kebumen menggelar Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyembelihan Halal atau Kang Jalal (Tukang Jagal Halal). Kegiatan berlangsung di Masjid Baitul Haq, Kecamatan Prembun, dengan melibatkan 120 peserta dari 26 kecamatan se-Kabupaten Kebumen.
Pelatihan tersebut juga menggandeng LDNU PCNU Kebumen sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas lembaga dalam meningkatkan kompetensi juru sembelih halal di tengah masyarakat.
Kegiatan dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen H. Salim Wazdy, perwakilan Baznas Kabupaten Kebumen H. Hartono, Ketua LDNU PCNU Kebumen Moh. Riyadi, serta sejumlah narasumber berkompeten.
Materi pelatihan disampaikan Penyuluh Agama Islam Kemenag Kebumen Muhammad Nasrullah, Ustaz Muchammad Solichin, dan dokter hewan Sonny Handoko.
Muhammad Nasrullah menjelaskan, pelatihan tersebut menjadi respons atas meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proses penyembelihan halal, higienis, dan profesional menjelang Iduladha.
“Standarisasi kompetensi juru sembelih halal sangat penting, terutama menjelang Iduladha. Kami ingin memastikan setiap proses penyembelihan di tingkat desa benar-benar memenuhi ketentuan syariat sekaligus profesional,” ujarnya.
Berbagai materi diberikan kepada peserta, mulai dari fikih kurban, teknik seleksi hewan melalui pemeriksaan ante mortem dan post mortem, teknik pengasahan pisau, manajemen pelaksanaan kurban, hingga prinsip higiene dan sanitasi.
Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti praktik langsung. Simulasi dilakukan melalui teknik menjatuhkan hewan tanpa kekerasan dan metode penyembelihan single stroke atau satu kali sayatan. Teknik tersebut dinilai mampu meminimalkan rasa sakit pada hewan sekaligus memastikan pengeluaran darah berlangsung maksimal.
Dalam sambutannya, H. Salim Wazdy menyampaikan apresiasi kepada Santri Gayeng Nusantara atas kontribusinya dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat melalui pelatihan calon juru sembelih halal.
“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami tata cara penyembelihan hewan halal sesuai syariat Islam. Hal tersebut penting karena mereka berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia bidang keagamaan. Menurutnya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen akan terus mendukung berbagai kegiatan kolaboratif bersama masyarakat.
Salim juga menegaskan bahwa pelatihan penyembelihan halal memiliki peran penting dalam memberikan kepastian terhadap kehalalan daging hasil kurban.
Sementara itu, perwakilan Baznas Kabupaten Kebumen, H. Hartono mengajak peserta aktif menunaikan zakat dan infak sebagai bagian dari penguatan kepedulian sosial umat.
Melalui kegiatan tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen berharap pelaksanaan kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Kebumen dapat berlangsung lebih tertib, sehat, halal, dan sesuai tuntunan syariat Islam.

