Kebumen – Humas – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, mengikuti rombongan ziarah makam para leluhur bersama Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani, Wakil Bupati Zaeni Miftah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (19/8/2026).
Rombongan memulai perjalanan dari Makam Ki Ageng Bodronolo di Desa Karangkembang, Kecamatan Alian. Bupati Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah memimpin rombongan dalam rangkaian ziarah tersebut.
Di lokasi pertama, rombongan disambut jajaran Forkopimcam Alian, termasuk Kepala KUA Kecamatan Alian, H. Sulkhani, beserta jajaran dan pemerintah desa setempat. Ziarah diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan tradisi tabur bunga di pusara Ki Ageng Bodronolo.
Sebagai informasi, Ki Ageng Bodronolo dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah awal Kebumen. Ia merupakan Bupati pertama Panjer, nama wilayah sebelum menjadi Kabupaten Kebumen, dan dilantik pada 21 Agustus 1629 Masehi.
Dalam perjalanan sejarahnya, Ki Ageng Bodronolo juga dikenal sebagai tokoh kepercayaan Sultan Agung Mataram. Ia memiliki peran dalam mendukung persiapan logistik pasukan Mataram pada masa perjuangan melawan VOC di Batavia.
Usai menjalankan tugas sebagai bupati, Ki Ageng Bodronolo memilih menjalani kehidupan sebagai pertapa di kawasan Gunung Geong. Kisah hidupnya juga memiliki keterkaitan dengan nama Desa Karangkembang.
Konon, kawasan tersebut dahulu merupakan hutan dengan banyak pohon kolang-kaling. Setelah dilakukan pembukaan hutan atau babat alas, tumbuh tanaman berbunga di kawasan itu. Dari peristiwa tersebut kemudian muncul nama Karangkembang, atau tempat tumbuhnya bunga.
Dari Desa Karangkembang, rombongan melanjutkan ziarah ke sejumlah makam tokoh dan leluhur Kebumen. Lokasi berikutnya ialah Kompleks Makam Tumenggung Kalapaking di Desa Kalijirek, Kecamatan Kebumen.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kompleks Makam Pangeran Bumidirjo di Desa Kutowinangun, Kecamatan Kutowinangun. Rombongan juga berziarah ke Kompleks Makam Aroeng Binang di Dusun Kebejen, Desa Kuwarisan, Kecamatan Kutowinangun.
Rangkaian ziarah tersebut menjadi perjalanan menyusuri jejak para tokoh pendahulu. Dari satu makam ke makam berikutnya, rombongan tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menghidupkan kembali nilai perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat.
Anif Solikhin: Kebumen Dibangun dengan Semangat Kebersamaan
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, memandang ziarah menjelang Hari Jadi ke-397 sebagai momentum penting untuk memperkuat kesadaran sejarah sekaligus meneguhkan semangat bersama dalam membangun Kebumen.
Menurutnya, para pendahulu telah mewariskan perjuangan dan nilai luhur. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut sesuai peran masing-masing.
“Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus mengambil teladan dari semangat perjuangan dan pengabdian mereka. Kebumen hari ini tidak lahir begitu saja, tetapi dibangun melalui perjuangan panjang para tokoh terdahulu,” ujar Anif.
Ia berharap peringatan Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen dapat menjadi penguat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Kemajuan daerah, menurutnya, membutuhkan sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi, dan seluruh warga.
Bagi Kementerian Agama, semangat membangun Kebumen juga diwujudkan melalui upaya menjaga kehidupan masyarakat tetap rukun di tengah keberagaman.
“Kerukunan adalah modal penting dalam membangun daerah. Masyarakat Kebumen memiliki latar belakang dan keyakinan beragam. Semua harus saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama menciptakan suasana damai,” katanya.
Anif menegaskan, kerukunan tidak cukup hanya menjadi slogan. Nilai tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, tempat ibadah, hingga ruang pelayanan publik.
Kemenag Siap Berkontribusi untuk Kebumen
Menurut Anif, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen akan terus mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui bidang pendidikan, kehidupan keagamaan, pelayanan keagamaan, pembinaan keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kerukunan.
Kemenag Kebumen, lanjutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan nilai-nilai agama dapat menjadi kekuatan positif dalam kehidupan masyarakat. Nilai keagamaan diharapkan mampu memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.
“Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen. Sesuai tugas dan fungsi kami, Kemenag akan terus memberikan kontribusi melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat, penguatan pendidikan keagamaan, pembinaan umat, serta upaya menjaga dan merawat kerukunan,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kabupaten Kebumen semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera.
“Mari jadikan Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen sebagai momentum untuk memperkuat persatuan. Dengan kebersamaan, kerukunan, dan semangat gotong royong, insyaallah Kebumen akan terus bergerak maju,” pungkasnya.
Ziarah makam leluhur menjelang Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Tradisi tersebut menjadi pengingat bahwa membangun masa depan perlu berangkat dari penghargaan terhadap sejarah. Semangat para pendiri daerah diharapkan terus hidup dalam langkah generasi saat ini. Dengan menjaga persatuan, merawat kerukunan, dan memperkuat kerja sama, seluruh elemen masyarakat dapat melanjutkan estafet pembangunan menuju Kebumen yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya.


