KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KEBUMEN

Filosofi ‘Eh Dayohe Teko’ Warnai PKB Guru Bahasa Indonesia di Kebumen

Kebumen – Humas – Lagu dolanan Jawa Eh Dayohe Teko menjadi pintu refleksi nilai cinta, keikhlasan, serta harmoni kehidupan dalam kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) MGMP Bahasa Indonesia Pokja 3 Kabupaten Kebumen di Aula Pascasarjana IAINU Kebumen, Rabu 7 Januari 2026.

Melalui lagu sederhana tersebut, peserta diajak memahami makna kesiapan menerima keadaan, ketulusan sikap, serta kemampuan menjaga relasi antar sesama dan lingkungan. Nilai itu relevan dengan semangat cinta kemanusiaan dan ekoteologi, dua program prioritas Asta Protas Kementerian Agama.

Kegiatan PKB ini menjadi bagian dari upaya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru. Nilai budaya lokal dimanfaatkan sebagai media refleksi agar pembelajaran terasa dekat dengan kehidupan peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, menjelaskan bahwa mengintegrasikan nilai cinta dalam setiap proses pembelajaran sangat penting, termasuk pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Menurutnya, pendidikan tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter.

Anif menjelaskan dua program Asta Protas Kementerian Agama, yakni penguatan kerukunan dan cinta kemanusiaan serta ekoteologi, perlu hadir dalam praktik pembelajaran. Nilai tersebut harus hidup di ruang kelas agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi peduli, berempati, serta selaras dengan lingkungan.

Makna lagu Eh Dayohe Teko dinilai sejalan dengan konsep tersebut. Lagu ini mengajarkan keikhlasan menerima tamu kehidupan, kesiapan menghadapi persoalan, serta kemampuan menjaga keseimbangan relasi sosial dan alam.

Lebih lanjut, setiap proses pembelajaran diarahkan berlandaskan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Lima pilar KBC meliputi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta kepada diri sendiri dan sesama, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada lingkungan alam semesta, serta cinta kepada bangsa dan tanah air.

Bahasa Indonesia, menurut Anif Solikhin, memiliki peran strategis membangun cara berpikir, bersikap, dan berkomunikasi secara beradab. Karena itu, pembelajarannya perlu dilandasi nilai cinta agar mampu melahirkan generasi berkarakter.

Melalui PKB MGMP Bahasa Indonesia ini, diharapkan kompetensi guru semakin meningkat sekaligus memperkuat mutu pendidikan di Kabupaten Kebumen. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka dan diharapkan membawa manfaat nyata bagi dunia pendidikan.(Mad).

Berita Terpopuler

Galeri

Galeri

3 Videos
ℹ️
Edit Template

Website resmi Kementerian Agama Kabupaten Kebumen

Nilai Pelayanan Kami DIsini

© 2026 Kementerian Agama Kabupaten Kebumen