Kebumen – Humas – Dua murid MAN 1 Kebumen berhasil lolos ke Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Anti Narkoba (Dupan) Kabupaten Kebumen Tahun 2026 setelah menyisihkan puluhan pelajar terbaik dari berbagai SMA, MA, dan SMK se-Kabupaten Kebumen.
Dua finalis tersebut ialah Fasya Mila Tazkia, siswi kelas XI sekaligus alumni MTsN 1 Kebumen, serta Zia Ahmad Jauza’, Murid kelas XII alumni SMP VIP Al Huda. Kepastian lolos diumumkan seusai seleksi di Hotel Mexolie Kebumen pada 11 Juli 2026.
Keberhasilan keduanya menjadi bukti bahwa pelajar madrasah tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik dan olahraga, tetapi juga tampil sebagai pelopor gerakan sosial melalui kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Ajang Duta Pelajar Anti Narkoba Kabupaten Kebumen tahun ini diikuti 40 peserta terbaik, terdiri atas 22 pelajar putri dan 18 pelajar putra. Seluruh peserta menjalani proses seleksi berlapis, mulai dari administrasi, penyusunan video edukasi tentang bahaya narkotika, tes tertulis, hingga wawancara mendalam.
Dari proses tersebut, panitia menetapkan 10 pasang finalis terbaik untuk tampil pada malam Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2026.
Perjalanan Fasya dan Zia belum berakhir. Setelah dinyatakan lolos, keduanya masih harus mengikuti berbagai tahapan pembinaan dan penilaian sebelum malam penobatan.
Rangkaian kegiatan meliputi photoshoot resmi pada 13 Juli, latihan koreografi pada 14–17 Juli dan 20–24 Juli, produksi video kampanye digital antinarkoba pada 14–21 Juli, presentasi program kerja pada 25 Juli, serta karantina finalis pada 27 Juli sebagai pembekalan terakhir sekaligus penilaian kepribadian.
Keberhasilan menembus Grand Final tidak lepas dari pendampingan intensif tim pembina MAN 1 Kebumen, yakni Adi Anggito, Nanda Arianti, dan Rr. Yulia Widowati.
Mewakili tim pembina, Adi Anggito mengaku bangga atas semangat dan konsistensi kedua peserta selama mengikuti setiap tahapan seleksi.
“Fasya dan Zia menunjukkan komitmen luar biasa sejak awal seleksi. Kami berharap keduanya tetap menjaga kesehatan di tengah padatnya agenda latihan dan penyusunan program kerja. Semoga mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadi agen perubahan bagi remaja Kebumen dalam memerangi penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Kebumen turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan Fasya dan Zia merupakan hasil kerja keras peserta didik, pembina, serta dukungan seluruh keluarga besar madrasah.
“Selamat kepada Ananda Fasya Mila Tazkia dan Zia Ahmad Jauza’ atas keberhasilannya masuk 10 pasang Grand Finalis Duta Pelajar Anti Narkoba Kabupaten Kebumen Tahun 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah besar. MAN 1 Kebumen berkomitmen mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kami berharap keduanya mampu menjadi teladan bagi generasi muda, mengampanyekan hidup sehat tanpa narkoba, serta meraih hasil terbaik pada malam Grand Final,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina atas dedikasi dan pendampingan selama proses seleksi. Seluruh civitas akademika MAN 1 Kebumen kini memberikan doa dan dukungan penuh kepada Fasya dan Zia agar mampu menjalani setiap tahapan dengan optimal. Harapannya, kedua finalis dapat mengharumkan nama madrasah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk menjadi pelopor hidup sehat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(Lan).

