Kebumen – Humas – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen bekerja sama dengan SMK Negeri 1 Alian menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi 168 murid, Rabu 10 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di SMKN 1 Alian tersebut menjadi upaya nyata dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan menghadapi masa depan dan kehidupan berkeluarga.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya menyiapkan generasi berkualitas sejak usia sekolah agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan pada masa mendatang.
Menurut Anif, para remaja saat ini merupakan calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka perlu dibekali karakter kuat, wawasan luas, serta kemampuan mengambil keputusan secara bijaksana.
“Semoga ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan ini menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan masa depan. Mudah-mudahan anak-anak sekalian tumbuh menjadi generasi berkualitas, membanggakan orang tua, sekolah, bangsa, dan agama,” pesannya.
Pelaksana Harian Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Salim Wazdy, menjelaskan bahwa BRUS merupakan program Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Program tersebut bertujuan membekali remaja dengan pemahaman dan keterampilan dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara matang.
“Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yaitu 10–11 Juni 2026, dengan jumlah peserta 168 murid SMKN 1 Alian. Pelaksanaan dibagi menjadi dua angkatan agar proses pembelajaran dan interaksi berlangsung lebih efektif,” jelasnya.
Salim menuturkan, peserta memperoleh berbagai materi penting, mulai dari perencanaan masa depan, kesiapan mental dan ekonomi dalam berumah tangga, kesehatan reproduksi remaja, hingga pemahaman mengenai regulasi pernikahan. Selain itu, peserta juga diajak mendiskusikan berbagai persoalan remaja yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, BRUS menjadi salah satu langkah strategis Kementerian Agama dalam mencegah berbagai persoalan sosial, seperti pernikahan usia dini, perundungan, kenakalan remaja, hingga stunting.
“Kami berharap para peserta memiliki pemahaman lebih baik tentang kehidupan berkeluarga, mampu mengambil keputusan secara bijaksana, serta dapat mempersiapkan masa depan secara lebih terarah dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Kepala SMKN 1 Alian, Nurul Aini, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai BRUS memberikan manfaat besar bagi peserta didik sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Atas nama keluarga besar SMKN 1 Alian, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Kebumen atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi murid-murid kami,” ujarnya.
Pada sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan dari Hendri Unduh N., M.Pd., C.NNLP., C.STMI., seorang trainer dan educator. Dalam paparannya, Hendri mengajak para murid memahami keterkaitan antara spiritualitas, kekuatan pikiran, dan ilmu neurosains dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Ia menjelaskan bahwa setiap individu memiliki potensi luar biasa. Potensi tersebut dapat berkembang melalui pola pikir positif, keyakinan kuat, doa, serta usaha yang dilakukan secara konsisten.
Peserta juga diajak melakukan refleksi diri mengenai tujuan hidup, kebermanfaatan bagi sesama, serta langkah konkret untuk meraih cita-cita.
Hendri menekankan pentingnya memiliki visi hidup yang jelas. Menurutnya, impian tidak cukup hanya dipikirkan, tetapi perlu direncanakan dan diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Impian tidak cukup hanya dibayangkan. Impian harus dituliskan, direncanakan, dan diwujudkan melalui tindakan nyata. Kesuksesan lahir dari perpaduan doa, keyakinan, dan usaha yang dilakukan secara konsisten,” tegasnya.
Melalui konsep Law of Attraction, Hendri mengajak peserta memahami bahwa keberhasilan bukan semata-mata hasil keinginan, melainkan buah dari doa, kerja keras, sikap positif, dan ketekunan dalam menjalani proses kehidupan.
Di akhir sesi, ia mengingatkan para murid agar senantiasa mengisi kehidupan dengan hal-hal bermanfaat serta berupaya menjadi pribadi yang memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan BRUS ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen bersama SMKN 1 Alian berharap lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, memiliki perencanaan hidup matang, serta siap menghadapi berbagai tantangan zaman. Pembekalan sejak usia sekolah diharapkan mampu menjadi fondasi dalam membentuk keluarga yang tangguh sekaligus mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih berkualitas.(Ir).



