Kebumen – Humas – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, menegaskan bahwa Bahasa Indonesia dan Matematika memiliki peran strategis sebagai fondasi utama penguasaan ilmu pengetahuan. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Bedah Kisi-Kisi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Mexolie Hotel Kebumen, Senin 29 Desember 2025.
Kegiatan ini diikuti perwakilan Madrasah Ibtidaiyah negeri maupun swasta se-Kabupaten Kebumen. Fokus pembahasan tertuju pada dua mata uji TKA, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika, sesuai Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA jenjang SD/MI serta SMP/MTs.
Anif Solikhin menjelaskan, Bahasa Indonesia berperan penting dalam membantu peserta didik memahami materi pembelajaran lintas mata pelajaran. Sementara itu, Matematika menjadi dasar pengembangan sains sekaligus melatih nalar logis.
“Keduanya menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menguasai ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Anif juga menekankan bahwa Tes Kemampuan Akademik bukanlah sebagai penentu kelulusan. Ia mengingatkan agar TKA tidak dipersepsikan sebagai beban tambahan, baik bagi peserta didik maupun satuan pendidikan.
“TKA perlu dipahami sebagai instrumen evaluasi mutu pendidikan madrasah. Kementerian Agama menyarankan peserta didik kelas akhir mengikuti TKA. Sifatnya tidak wajib, namun penting untuk memetakan kualitas pendidikan ke depan,” tegasnya.
Berdasarkan data Kemenag Kabupaten Kebumen, terdapat 133 Madrasah Ibtidaiyah yang telah memiliki kelas VI dan menjadi sasaran pelaksanaan TKA. Program ini menjadi bagian dari upaya pemetaan mutu sekaligus peningkatan kualitas pendidikan madrasah di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan bedah kisi-kisi ini, para guru MI diharapkan memahami arah asesmen, karakteristik soal, serta kompetensi yang diukur. Pemahaman tersebut diharapkan mampu membantu guru menyiapkan peserta didik secara optimal tanpa mengabaikan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan sinergi berkelanjutan antar pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Kebumen. (Ir).

