Kebumen – Humas – Penilaian pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di MAN 2 Kebumen memasuki tahap wawancara bersama Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kamis (13/8/2026). Wawancara berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pukul 10.00–11.30 WIB dan diikuti civitas akademika MAN 2 Kebumen dari Aula MAN 2 Kebumen.
Tahap wawancara menjadi bagian penting dalam proses penilaian setelah MAN 2 Kebumen melalui sejumlah tahapan pembangunan Zona Integritas. Seluruh peserta mengikuti sesi tersebut dengan antusias serta siap menjawab berbagai pertanyaan dari tim penilai.
Wawancara diawali paparan Kepala MAN 2 Kebumen, H. Akhmad Taukhid. Ia menjelaskan pembangunan Zona Integritas di MAN 2 Kebumen berangkat dari dua isu strategis, yakni rendahnya tingkat kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) serta minimnya tindak lanjut hasil riset peserta didik.
Dari kedua persoalan tersebut, MAN 2 Kebumen menghadirkan sejumlah inovasi, di antaranya Sukses SNBP dan Wirausahawan Itu Aku. Inovasi Sukses SNBP diarahkan untuk meningkatkan jumlah siswa lolos SNBP, sedangkan Wirausahawan Itu Aku mendorong hasil riset siswa agar dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
“Dari isu strategis inilah kami melakukan berbagai inovasi, di antaranya Sukses SNBP dan Wirausahawan Itu Aku. Dampaknya terlihat dari peningkatan jumlah kelulusan SNBP dari tahun ke tahun. Sementara inovasi Wirausahawan Itu Aku mendorong keberlanjutan hasil riset peserta didik menjadi produk bernilai ekonomis,” papar Taukhid.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Beri Penguatan
Sebelum memasuki sesi tanya jawab, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, memberikan penguatan terkait pembangunan Zona Integritas di MAN 2 Kebumen.
Anif menilai pembangunan ZI telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja dan prestasi madrasah. Ia menyebut MAN 2 Kebumen saat ini menjadi salah satu madrasah berprestasi di Kabupaten Kebumen, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
“MAN 2 Kebumen menjadi madrasah berprestasi bidang akademik maupun nonakademik, bukan hanya di internal madrasah, tetapi juga pada tingkat SMA dan SMK di Kebumen. Kami juga melihat pelayanan MAN 2 Kebumen betul-betul prima sehingga layak maju ke tingkat nasional,” ujarnya.
Setelah paparan dan penguatan, sesi tanya jawab berlangsung secara interaktif selama sekitar 70 menit. Tim Penilai Nasional menggali berbagai aspek pembangunan Zona Integritas, mulai dari manajemen perubahan, penataan sumber daya manusia, capaian kinerja, pelayanan publik, penguatan pengawasan, benturan kepentingan, hingga pengelolaan asrama.
Berbagai pertanyaan tersebut menjadi kesempatan bagi MAN 2 Kebumen untuk menunjukkan implementasi pembangunan Zona Integritas sekaligus menjelaskan inovasi serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas layanan dan kinerja madrasah.
Ketua Tim ZI MAN 2 Kebumen, Akhmad Makhsus, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam proses pembangunan Zona Integritas. Ia berharap seluruh ikhtiar tersebut membuahkan hasil berupa predikat WBK pada tahun ini.
“Semoga tahun ini MAN 2 Kebumen dapat lolos dan memperoleh predikat WBK,” harapnya.
Tahap wawancara bersama TPN KemenPAN-RB menjadi bagian penting dari perjalanan MAN 2 Kebumen menuju predikat WBK. Berbagai inovasi, peningkatan prestasi, serta penguatan kualitas pelayanan menjadi modal madrasah untuk terus membangun tata kelola pemerintahan bersih, efektif, dan berintegritas.(Tim Humas MAN 2 Kebumen).


